“Uji coba ini tidak hanya mengukur kesiapan akademik siswa, tetapi juga memastikan mereka terbiasa dengan sistem ujian berbasis digital,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa hasil TKA bersifat murni tanpa intervensi, karena seluruh proses ujian diawasi secara ketat menggunakan sistem pengawasan berbasis CCTV.
“TKA ini nilainya murni, tidak ada intervensi, karena kegiatan terpantau CCTV. Kalau ada yang curang, nilainya langsung nol,” tegasnya.
Baca Juga:Indonesia Harus Bertahan, Milad ke-24 PKS, DPD Karawang Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan NasionalDunia Tidak Pasti Inflasi Membayangi, Bimbang Nyimpan Uang? DANA Tawarkan investas e-SBN yang Mudah dan Aman
Ke depan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap hasil uji coba tersebut untuk melihat potensi peningkatan pada pelaksanaan TKA yang sebenarnya.
“Kita akan cek nanti di TKA sesungguhnya, apakah bisa naik dari 28 persen itu atau malah turun. Kami berharap minimal 80 persen bisa mendapatkan hasil yang baik,” pungkasnya. (Siska)
