KARAWANG, KBEONLINE.ID – Aksi pencurian terjadi di SDN Tanjungpura II, Kecamatan Karawang Barat, pada Senin (20/4/2026) dini hari. Pelaku diduga menyusup ke lingkungan sekolah dengan merusak jendela salah satu ruang kelas, lalu membawa kabur sejumlah barang inventaris penting seperti delapan unit laptop, proyektor, dan perangkat CCTV.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SDN Tanjungpura II, Asmari, menjelaskan bahwa aksi tersebut sempat terekam kamera pengawas sebelum perangkat CCTV ikut digondol pelaku. Dari rekaman awal, terlihat pelaku masuk dengan cara menjebol jendela kelas meskipun sudah dilengkapi teralis.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekitar pukul 04.30 WIB saat hendak memulai pekerjaan. Ia menemukan kondisi ruang kelas dalam keadaan terbuka dan tidak seperti biasanya. Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah fasilitas sekolah diketahui telah hilang.
Baca Juga:Ormas Islam Karawang Datangi DPRD, Desak Penutupan TNM yang Diduga Tak Sesuai IzinPerkuat Keberlanjutan Usaha, Disperindagkop UKM Karawang Monitoring IKM Penerima Bantuan 2025
“Petugas kebersihan yang pertama kali mengetahui kejadian ini saat akan mulai bekerja. Setelah dicek, ternyata beberapa barang inventaris sudah tidak ada,” ujar Asmari, Senin (20/4).
Hilangnya perangkat tersebut berdampak langsung pada kegiatan belajar mengajar, terutama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung hari itu. Sesi pertama ujian yang diikuti 11 siswa sempat mengalami penundaan akibat keterbatasan laptop.
“Pelaksanaan sesi pertama sempat diundur karena perangkat tidak mencukupi. Kami kemudian berupaya mengatur ulang dan mencari tambahan laptop,” jelasnya.
Setelah dilakukan penyesuaian, termasuk meminjam perangkat dari pihak lain, pelaksanaan TKA pada sesi berikutnya akhirnya dapat berjalan kembali dengan normal. Meski demikian, pihak sekolah mengaku mengalami kerugian besar karena barang yang hilang merupakan fasilitas utama penunjang pembelajaran berbasis teknologi.
Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kelurahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, serta kepolisian dari Polres Karawang. Pihak sekolah berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti agar pelaku dapat segera diungkap.
“Kami berharap penanganan kasus ini bisa segera dilakukan agar pelaku dapat diidentifikasi dan ditangkap,” pungkas Asmari.(Aufa)
