KBEonline.id- Rencana Pilkades di 67 desa di Kabupaten Karawang Terancam Diundur dan tidak dilaksanakan tahun ini, karena masih belum menemui kepastian.
Pemkab Karawang sampai kini masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan jadwal resmi.
Meski belum.ada kepastian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang tetap melakukan persiapan.
Baca Juga:Komatsu Bersihkan Tumpukan Sampah Kali Rasmi di Karangbahagia, Edukasi Warga Tekan BanjirHanya 28 Persen Sekolah di Karawang yang Raih Peringkat Istimewa pada Uji Coba TKA, Disdik: Persiapan Terbatas
Kepala DPMD Karawang, M. Syaefulloh, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan data sebagai bagian dari kesiapan teknis.
“Pemutakhiran data penduduk dan pemilih terus kami lakukan agar saat ada keputusan, pelaksanaan bisa langsung berjalan optimal,” kata Syaefulloh.
Syaeful menjelaskan, salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama adalah kondisi anggaran daerah yang saat ini tengah difokuskan pada efisiensi.
“Situasi anggaran menjadi salah satu hal penting. Kita harus realistis melihat kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Selain itu, regulasi terkait pelaksanaan Pilkades juga menjadi perhatian.
Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Di sisi lain, DPMD juga tengah mengkaji kembali penggunaan sistem digital dalam pelaksanaan Pilkades.
Sistem ini dinilai mampu menekan biaya sekaligus mempercepat proses pemungutan suara.
Baca Juga:Indonesia Harus Bertahan, Milad ke-24 PKS, DPD Karawang Tegaskan Komitmen Perkuat Ketahanan NasionalDunia Tidak Pasti Inflasi Membayangi, Bimbang Nyimpan Uang? DANA Tawarkan investas e-SBN yang Mudah dan Aman
“Pengalaman sebelumnya menunjukkan sistem digital cukup efektif, tapi tetap perlu evaluasi teknis di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan, skema pelaksanaan juga akan disesuaikan dengan jumlah pemilih di masing-masing desa.
Untuk desa dengan jumlah pemilih besar, kemungkinan akan diterapkan pembagian lokasi TPS.
“Kalau jumlah pemilih besar, tentu perlu pengaturan khusus agar pelaksanaan tetap kondusif,” kata dia.
Ia menegaskan, DPMD saat ini fokus menyusun konsep matang sebagai bahan pertimbangan pimpinan daerah.
“Intinya kami siap. Tinggal menunggu keputusan resmi dari pimpinan, apakah dilaksanakan tahun ini atau ditunda,” kata dia. **
