Keberlanjutan: Integrasi strategi hemat energi dan pendekatan arsitektur responsif iklim guna memastikan ketahanan siklus hidup bangunan.
Peluang Emas di Kancah Internasional
Pemenang di tingkat nasional (Country Award) akan mendapatkan trofi, sertifikat, publikasi luas di media arsitektur terkemuka, serta tiket perjalanan (termasuk akomodasi) untuk menghadiri malam penghargaan ASEAN Steel Architectural Awards di Tailan.
Lebih jauh lagi, pemenang tingkat ASEAN akan mendapatkan kesempatan eksklusif berupa perjalanan belajar selama satu minggu ke fasilitas BlueScope di Australia.
Baca Juga:Dewan Pendidikan Pertanyakan Urgensi Raperda Perlindungan Guru yang Digodok DPRD Kabupaten BekasiEKSOTIS, Paviliun Cahya in-Lite: Eksplorasi Sintesa Cahaya, Ruang, dan Arsitektur Nusantara di ARCH:ID 2026
Ar. Dill Raaj Singh, IAI, selaku Kepala Badan Penghargaan Arsitektur Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), menegaskan bahwa Indonesia Steel Architecture Award 2026 menjadi momentum penting untuk memperlihatkan bahwa karya arsitektur Indonesia memiliki kapasitas, kualitas, dan relevansi untuk tampil sejajar di tingkat regional maupun global.
Ajang ini membuka ruang bagi para arsitek Indonesia untuk menunjukkan bagaimana inovasi desain dan pemanfaatan material baja mampu menjawab kebutuhan arsitektur kontemporer yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan.
Pemenang nasional nantinya akan memperoleh kesempatan mewakili Indonesia pada ajang ASEAN di Thailand serta mengikuti kunjungan pembelajaran ke Australia.
Informasi Pendaftaran
Periode pengiriman karya dibuka mulai 4 Maret hingga 30 Mei 2026. Persyaratan utama adalah proyek harus sudah selesai dan beroperasi penuh paling lambat Februari 2026, serta belum pernah memenangkan penghargaan ini sebelumnya.
Melalui kolaborasi strategis ini, BlueScope dan IAI berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya standar baru dalam praktik arsitektur yang inovatif dan berkelanjutan.
Indonesia Steel Architectural Award 2026 merupakan sebuah misi kolektif untuk memperkuat posisi arsitektur Indonesia di kancah regional ASEAN.
Dengan semangat “Shaping Resilient Futures”, ajang ini diharapkan mampu menginspirasi lahirnya karya-karya yang tidak hanya estetis secara visual, tetapi juga tangguh dan menjadi warisan bangunan yang abadi bagi generasi mendatang.
Baca Juga:Ngedance 15 Menit, Daya Tahan Tubuh Ningkat Paru-paru Sehat dan Bebas BatukJejak Perjuangan Yonif 305 di Lembah Pasir Ipis KIIC, Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih
Tentang PT NS BlueScope Indonesia
PT NS BlueScope Indonesia (dahulu PT BlueScope Steel Indonesia) didirikan pada tahun 1994 sebagai produsen baja lapis logam datar dan baja bercat di Cilegon.
Pada tahun 2013, BlueScope Indonesia bekerja sama dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation (NSSMC) yang memberikan akses ke teknologi baru dan membantu dalam mengembangkan jangkauan pelanggan yang lebih luas.
