Sanggar Bentang Galura Jadi Sanggar Ketujuh yang Tampil di Brits Hotel Karawang 

Sanggar Bentang Galura
Sanggar Bentang Galura menjadi sanggar ketujuh yang tampil dalam rangkaian Program Pelestarian Budaya Lokal yang secara konsisten digelar di area Brits Hotel Karawang. --KBE--
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID – Komitmen Brits Hotel Karawang dalam mendukung pelestarian budaya daerah terus berlanjut. Kali ini, Sanggar Bentang Galura menjadi sanggar ketujuh yang tampil dalam rangkaian Program Pelestarian Budaya Lokal yang secara konsisten digelar di area hotel.

General Manager Brits Hotel Karawang, N. Zikri, mengatakan bahwa program ini berangkat dari keinginan hotel untuk tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi ruang yang menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna bagi para tamu.

“Karawang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kami ingin budaya lokal semakin dekat dengan masyarakat luas, termasuk para tamu hotel. Brits Hotel Karawang hadir sebagai etalase yang menampilkan berbagai kesenian tradisional agar dapat dikenal lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga:PHRI Karawang: LGBT dan Perizinan Usaha Harus DitegaskanSelesai Digelar, Ini Daftar Juara Festival Sepak Bola Usia Dini U11 dan U13 di Pantai Samudera Baru Karawang

Menurut Zikri, pencapaian hingga sanggar ketujuh menjadi bukti bahwa semangat pelestarian budaya mendapat respons positif dari berbagai komunitas seni di Karawang.

“Rasanya tentu sangat membanggakan dan mengharukan melihat program ini terus berjalan hingga sanggar ketujuh. Setiap sanggar memiliki karakter dan cerita yang berbeda, namun memiliki semangat yang sama untuk melestarikan budaya daerah. Antusiasme para pelaku seni dan apresiasi dari para tamu menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan program ini secara berkelanjutan,” katanya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Hospitality as Community Hub yang diusung Brits Hotel Karawang. Melalui konsep tersebut, hotel tidak hanya menjadi pusat aktivitas pariwisata, tetapi juga ruang kolaborasi bagi komunitas lokal, termasuk komunitas seni dan budaya.

Executive Assistant Manager Brits Hotel Karawang, Dinto, menjelaskan bahwa kolaborasi yang dilakukan tidak sekadar menghadirkan pertunjukan tari, tetapi juga membangun interaksi langsung antara sanggar dan para tamu.

“Kami memberikan ruang bagi teman-teman sanggar untuk menampilkan seni tari Jaipong di area hotel. Konsepnya dibuat senatural mungkin, mulai dari sesi latihan, penampilan individu hingga kelompok. Bahkan tamu juga dapat mencoba belajar menari langsung bersama tim sanggar. Kami ingin membangun kedekatan sehingga tidak ada batas antara sanggar sebagai penampil dan tamu sebagai penikmat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dinto mengungkapkan bahwa program ini akan terus dikembangkan menjadi gerakan budaya yang lebih besar.

0 Komentar