KBEonline.id- Didiga buntut dari penggerebekan sarang Obat Keras di Klari, rumah kotrakan seorang polisi diserbu dan dirusak sekelompok orang.
Polresta Karawang terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait dugaan pengrusakan yang terjadi saat personel Satresnarkoba melaksanakan kegiatan penyelidikan terhadap dugaan peredaran Obat Keras Tertentu (OKT) di wilayah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.
Penyelidikan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi masyarakat yang menyebut adanya aktivitas mencurigakan di sebuah lapak terbuka yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan dan peredaran obat keras tertentu.
Baca Juga:Kepala Kemenag Karawang Minta Para Pegawai Tetap Hormat pada Para Senior yang Sudah PensiunAnjay, Generasi Kelima yang Baru dari Sony RX10 V – Kamera Super Zoom Serbaguna untuk Fotografi Sehari-hari
Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan bahwa sebelum dilakukan tindakan di lapangan, tim penyelidik telah melaksanakan serangkaian observasi, pengumpulan bahan keterangan. Serta surveillance secara bertahap selama beberapa hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keakuratan informasi dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas melawan hukum.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Kamis dini hari, 30 Juli 2026, tim Satresnarkoba mendatangi lokasi yang menjadi sasaran penyelidikan di Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari.
Namun, saat petugas tiba, sejumlah orang yang berada di lokasi diduga melarikan diri dan meninggalkan dua unit sepeda motor.
Karena tidak diketahui pemiliknya dan diduga berkaitan dengan aktivitas yang sedang diselidiki, kendaraan tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk kepentingan proses penyelidikan.
Pada malam harinya, situasi berkembang ketika sekelompok orang mendatangi rumah kontrakan yang disewa oleh anggota Polri, Kelompok itu diduga memasuki halaman rumah tanpa izin sambil membawa senjata tajam, melakukan pengrusakan terhadap pagar, memecahkan kaca rumah, merusak beberapa kendaraan yang terparkir, serta membawa kembali dua unit sepeda motor yang sebelumnya telah diamankan oleh petugas.
Saat kejadian berlangsung, ada rekan dari personil Polri yang berupaya menyelamatkan diri dengan bersembunyi dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Informan juga segera menghubungi pihak kepolisian.
Baca Juga:President University Juara Student Design Sprint 2026 yang Digelar BlueScope Lysaght dan IAI BekasiLBH CAKRA Sebut Polda Jabar Serampangan, Kriminalisasi Aktivis demi Lindungi Pembuang Limbah
Berkat respons cepat warga, kelompok yang diduga melakukan pengrusakan tersebut akhirnya meninggalkan lokasi sehingga situasi dapat kembali terkendali.
Kapolresta Karawang melalui Kasi Humas menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pendalaman.
