Dari 198 SPPG yang sudah beroperasi di Kabupaten Bekasi, sekitar 109 dapur disebut telah memiliki sertifikat laik higiene sanitasi. Adapun jumlah dapur penerima SK saat ini mencapai 302 unit, dengan target bisa berkembang menjadi 500 unit menyesuaikan penerima manfaat.
“Air yang keluar ke masyarakat itu harus air bersih, minimal tidak berwarna dan tidak berbau,” tandasnya. (Iky)
