Jemputan Terakhir Suami di Stasiun Bekasi, Sang Istri Tinggal Jasad

Korban tewas kecelakaan KA di Bekasi Timur
Update korban tewas kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. --KBEONLINE.ID
0 Komentar

KBEONLINE.ID, BEKASI – Rutinitas menjemput istri pulang kerja berubah menjadi tragedi bagi Suyatno (43), suami Ristuti Kustirahayu (37), korban tewas kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam.

Malam itu, seperti biasa, Suyatno menunggu istrinya di Stasiun Cikarang sekitar pukul 21.00 WIB. Namun hingga lebih dari satu jam, Ristuti tak kunjung keluar dari stasiun.

Cemas, ia menanyakan kepada petugas keamanan dan mendapat informasi telah terjadi kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Baca Juga:Warga Sukatani Jadi Korban Tewas Tabrakan KA di Bekasi TimurDuka Selimuti Rumah Korban Tabrakan KA di Cikarang

“Suaminya tanya ke satpam, dapat info ada kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur,” ujar tetangga korban, Ponco (28) ketika ditemui Cikarang Ekspres, Selasa (28/4).

Suyatno sempat pulang menitipkan anak, lalu bersama Ponco menuju lokasi kejadian untuk mencari kepastian.

Di tengah suasana evakuasi yang ramai, keduanya berupaya masuk ke pos informasi korban.

Sekitar dua jam kemudian, mereka mendapat kabar Ristuti berada di Rumah Sakit Bella Bekasi. Harapan itu pupus ketika tiba di rumah sakit, karena Ristuti sudah meninggal dunia.

“Syok berat, karena meninggalnya akibat kecelakaan. Saya berusaha tenangin dan bantu urus kepulangan jenazah,” kata Ponco.

Menurut dia, pihak rumah sakit menyebut korban diduga meninggal di lokasi kejadian.

Jenazah langsung diberangkatkan pukul 07.00 WIB menggunakan ambulans yang disediakan PT KAI menuju kampung halamannya di Puncanganom RT 002 RW 004 Bero, Manyaran, Wonogiri, Jawa Tengah untuk dimakamkan.

Baca Juga:50+ Kode Redeem FF Free Fire Terbaru 28 April 2026 Lengkap Cara Klaim, Borong Hadiah Eksklusif Gratis!Skema Pinjaman KUR BNI 2026 Plafon Rp100 Juta, Cicilan 1-5 Tahun Bayar Berapa Per Bulan?

“Jadi enggak ke sini dulu, langsung dibawa ke kampung halamannya,” ucapnya.

Ketua RT setempat, Prio Budiarto (59), membenarkan Ristuti merupakan warganya. Ia mengatakan korban sehari-hari bekerja di Jakarta dan rutin menggunakan KRL dari Stasiun Cikarang.

“Kerja di Jakarta, setiap hari naik KRL. Yang antar jemput juga suaminya,” katanya.

Menurut Prio, korban dikenal ramah dan tak ada firasat apapun sebelum musibah itu.

“Saya komunikasi sama suaminya juga syok, enggak nyangka,” ujarnya. (Iky)

0 Komentar