kbeonline.id – Persiapan Persib Bandung jelang laga tandang kontra Bhayangkara FC di pekan ke-30 BRI Super League 2025-2026 tampak serius. Duel yang akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda pada 30 April 2026 itu jadi momen penting untuk menjaga posisi di puncak klasemen.
Pelatih Bojan Hodak memastikan kondisi timnya dalam keadaan siap tempur. Baik fisik maupun mental pemain dinilai berada di level yang cukup ideal untuk menghadapi tekanan di sisa musim. Buat tim yang sedang memimpin klasemen, konsistensi jelas bukan pilihan, tapi keharusan.
Evaluasi dari Laga Sebelumnya
Meski datang dengan kepercayaan diri, Hodak tetap jujur melihat kekurangan timnya. Salah satu yang paling disorot adalah penyelesaian akhir. Dalam laga sebelumnya, Persib sebenarnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang, bahkan mencatatkan 29 tembakan. Tapi sayangnya, dominasi itu belum cukup untuk mengunci kemenangan.
Baca Juga:Persija Bangkit, Mauricio Bidik Akhir Musim yang ManisHasil Super League: Bali United Tampil Efisien, PSM Makassar Tumbang 2-0
Menurutnya, inilah “PR klasik” dalam sepak bola. Tim bisa bermain bagus, menguasai pertandingan, tapi kalau tidak bisa mencetak gol, semuanya terasa kurang lengkap. Ibarat masak enak tapi lupa kasih garam—ada yang kurang di hasil akhirnya.
Mental Tetap Terjaga
Hal positifnya, hasil imbang di laga terakhir tidak membuat mental pemain goyah. Hodak menegaskan bahwa skuadnya tetap percaya diri. Status sebagai pemuncak klasemen juga menjadi dorongan tambahan agar tim tetap fokus hingga akhir musim.
Ia menilai para pemain sudah paham betul situasi yang dihadapi. Tidak ada ruang untuk lengah, apalagi dengan persaingan yang semakin ketat. Setiap pertandingan sekarang terasa seperti final kecil yang harus dimenangkan.
Kabar Baik dari Ruang Perawatan
Satu hal yang sempat jadi perhatian adalah kondisi Eliano Reijnders. Namun, kabar terbaru cukup melegakan. Cedera yang dialaminya ternyata tidak serius, hanya benturan ringan. Saat ini ia sedang menjalani pemulihan bersama tim fisioterapi dan diperkirakan segera kembali berlatih.
Dengan situasi skuad yang relatif lengkap dan mental yang tetap terjaga, Persib punya bekal kuat untuk menghadapi Bhayangkara FC. Tinggal satu hal yang harus dibereskan: bagaimana mengubah peluang jadi gol. Kalau itu bisa dilakukan, peluang untuk terus bertahan di puncak bakal semakin terbuka.
