kbeonline.id – Pelatih kepala Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, akhirnya mengungkap faktor utama di balik peningkatan performa timnya pada putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Menurutnya, keseimbangan skuat—terutama dari sektor pemain muda—menjadi elemen krusial yang membawa perubahan signifikan.
Riekerink mengakui bahwa pada paruh pertama musim, timnya sempat kesulitan menemukan konsistensi. Hal ini disebabkan oleh komposisi pemain yang belum ideal, sehingga beberapa pemain harus dimainkan di posisi yang bukan peran aslinya.
“Dulu skuat kami tidak seimbang. Ada pemain yang harus bermain di posisi yang bukan tempatnya, dan itu tentu memengaruhi performa tim,” jelasnya.
Baca Juga:Seslija Beberkan Penyebab Kekalahan, Persis Makin Terancam DegradasiHasil Super League: Da Silva Hattrick, Malut United Permalukan Persis
Perbaikan di Sektor U23 Jadi Titik Balik
Masalah tersebut perlahan teratasi setelah manajemen dan tim pelatih melakukan pembenahan, khususnya di sektor pemain U23. Kehadiran pemain muda berkualitas membuat struktur tim menjadi lebih solid dan fleksibel.
Salah satu contoh nyata adalah masuknya Ivar Jenner yang dinilai mampu memberikan warna baru di lini tengah. Kehadiran pemain-pemain muda ini tak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga meningkatkan kualitas permainan secara keseluruhan.
“Sekarang kami memiliki pemain U23 yang sangat bagus, dan itu membuat tim jauh lebih seimbang,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.
Dari Eksperimen ke Stabilitas
Pada awal musim, Dewa United sempat melakukan berbagai eksperimen taktik untuk menutupi kekurangan dalam skuat. Namun, dengan komposisi yang kini lebih ideal, tim bisa bermain lebih stabil dan sesuai dengan filosofi permainan yang diinginkan pelatih.
Keseimbangan ini juga berdampak pada peningkatan performa kolektif tim, baik saat menyerang maupun bertahan. Alur permainan menjadi lebih rapi, dan koordinasi antar lini semakin solid.
Fokus Sapu Bersih Sisa Laga
Menjelang akhir musim, Riekerink menegaskan bahwa timnya tidak ingin terjebak pada catatan masa lalu. Fokus utama saat ini adalah meraih kemenangan di setiap pertandingan tersisa, termasuk laga penting melawan Semen Padang FC dan Bali United.
“Kami tidak melihat ke belakang. Yang terpenting adalah memenangkan pertandingan berikutnya,” tegasnya.
