KBEONLINEID KARAWANG – Founder Karawang Half Marathon, Lingga Putra Pratama, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menyelenggarakan ajang lari perdana yang telah menarik perhatian ribuan pelari dari berbagai penjuru nasional hingga mancanegara. Menjelang hari pelaksanaan, tim penyelenggara fokus melakukan finalisasi teknis guna memastikan acara berlangsung dengan prinsip zero mistake serta memberikan pengalaman berkesan bagi para peserta.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.587 pelari telah terdaftar, dengan lonjakan antusiasme yang luar biasa dari luar daerah. Dari total tersebut, lebih dari 1.000 peserta berasal dari luar Karawang, termasuk pelari terjauh dari Papua hingga 34 pelari mancanegara (WNA) asal Malaysia, Jepang, Korea, dan Singapura.
“Alhamdulillah, kita sudah persiapan. Saat ini sudah hampir selesai, hanya tinggal finalisasi saja. Jadi untuk menyambut tamu sebesar 1.587 peserta, 1.000-nya lebih dari luar Karawang,” ujar Lingga, Senin (4/5).
Pihak penyelenggara akan memulai proses pengondisian lokasi atau loading pada hari Kamis mendatang. Langkah ini dilakukan untuk menjamin seluruh sarana pendukung di rute yang melintasi ikon-ikon Kota Karawang, seperti titik “Love Karawang” hingga kawasan Galuh Mas, siap digunakan dengan standar yang tinggi.
Ajang ini menawarkan tiga kategori jarak, yakni 5 km, 10 km, dan kategori utama 21 km (Half Marathon). Untuk rute 21 km, para pelari akan disuguhi jalur strategis yang melintasi pusat keramaian dan jalan protokol sebelum mengakhiri balapan dengan finish di dalam stadion.
Kesiapan penyelenggara ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora). Kepala Disparpora Karawang, Abas Sudrajat, menilai inisiatif pihak Karawang Half Marathon sebagai langkah strategis dalam mendorong sektor sport tourism dan meningkatkan pendapatan daerah melalui kolaborasi aspek olahraga dan pariwisata.
“Bahwasanya dengan kolaborasi antara aspek pariwisata dan olahraga ini bisa berdampak terhadap peningkatan pendapatan. Apa yang kita usung, sport tourism, melalui maraton ini akan memberikan dampak ekonomi maupun sosial ataupun promosi,” ungkap Abas.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kepuasan peserta, pihak penyelenggara bersama Disparpora juga akan berkoordinasi dengan manajemen perhotelan. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi para pelari yang ingin mengeksplorasi destinasi kuliner serta melihat wajah Kota Karawang selama masa kunjungan mereka.
