KBEONLINE.ID KARAWANG – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Polres Karawang atas pengungkapan peredaran narkoba dalam jumlah besar serta kasus kriminalitas menonjol di wilayahnya. Terungkapnya ini dinilai sebagai bukti keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Karawang.
Aep menekankan bahwa pemberantasan narkoba merupakan instruksi langsung dari Presiden yang harus dilaksanakan secara sinergis oleh seluruh kepala daerah.
Pemkab Karawang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polres dan BNN dalam melakukan mitigasi serta pencegahan penyalahgunaan zat terlarang.
Baca Juga:Bukan Karena Rivalitas Suporter, Remaja 17 Tahun di Batujaya Bunuh Temannya Sendiri15 Calon BPD Desa Serang Resmi Ditetapkan, Pj Kades Tekankan Demokrasi Berkualitas
“Narkoba ini sudah jelas, Pak Presiden menyampaikan bahwa beliau memerangi yang namanya narkoba. Saya sebagai Bupati tentunya bersama Polres dan BNN terus mendukung mitigasi pencegahan karena ini akan merusak generasi muda kita,” ujar Aep, Kamis (14/5).
Pihak kepolisian telah menyita lebih dari satu kilogram narkotika dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Aep berharap pengungkapan besar ini memberikan efek jera bagi para pelaku agar tidak lagi berani beroperasi di wilayah hukum Karawang, mengingat sasaran peredaran kini telah mencapai tingkat pelajar sekolah menengah.
Aep mengungkapkan kekhawatirannya terhadap varian narkoba jenis baru serta obat-obatan keras yang menyasar anak muda usia produktif antara 20 hingga 25 tahun.
“Jangan kasih kendor, Pak (Kapolres). Masalah narkoba harus terus digenjot karena sasarannya sudah sampai ke pelajar SMP dan SMA,” tegasnya menambahkan.
Selain masalah narkoba, Aep juga menyoroti pengungkapan kasus kekerasan di Galuh Mas yang sempat viral dan kasus pembunuhan di Batujaya. Ia mengapresiasi kecepatan Polres Karawang yang mampu mengungkap kasus pembunuhan tersebut dalam waktu kurang dari 2×24 jam.
Mengenai korban kekerasan di Galuh Mas yang sempat mengalami luka serius, Aep memastikan bahwa pemerintah telah memberikan penanganan medis yang maksimal.
“Korban sudah ditangani oleh pihak RSUD. Memang ada retak di hidung dan patah tulang di tangan kanan, tapi alhamdulillah hari ini sudah dalam keadaan sadar,” jelas Aep.
Baca Juga:BPBD Karawang Bersama Warga Bersihkan Lumpur Pascabanjir di KarangligarPolres Karawang Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Kabupaten, Sabu Seberat 1 Kilogram Disita
Menanggapi potensi gesekan antar suporter bola yang kerap tensinya meningkat di Karawang, Aep menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah antisipasi. Salah satunya adalah dengan memecah konsentrasi massa melalui penyediaan titik-titik nonton bareng (nobar) yang tersebar di wilayah Rengasdengklok, Cikampek, hingga pusat kota.
