RSUD Karawang Tanggapi Video Viral Penolakan Pasien, Sebut Kapasitas IGD Melebihi 200 Persen

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Karawang, dr. Parlindungan
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Karawang, dr. Parlindungan
0 Komentar

Kepadatan tidak hanya terjadi di IGD, tetapi juga berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di ruang rawat inap. Saat ini, BOR RSUD Karawang dilaporkan berada di angka 92 persen hingga 98 persen. Angka ini jauh melampaui standar ideal yang berada di kisaran 60 persen hingga 80 persen untuk menjamin kelancaran sirkulasi pasien.

Manajemen RSUD telah melakukan berbagai upaya mitigasi, termasuk menerapkan sistem “rencana esok pulang” agar pasien bisa mendapatkan terapi lebih awal dan mempercepat mobilisasi ruangan. Pihak rumah sakit bahkan melakukan kebijakan fleksibilitas kelas perawatan, di mana pasien bisa ditempatkan di kelas yang lebih tinggi jika ruang kelas yang seharusnya sedang penuh.

Sebagai penutup, dr. Parlindungan menegaskan bahwa kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius untuk perbaikan sistem triase dan koordinasi dengan pemangku kepentingan.

Baca Juga:Warga Karawang Banyak yang Belum Tahu! Ternyata Nama Cilamaya Sudah Ada Sejak Abad ke-15Kuliner Wajib di Pantura Subang! Etong Bakar Belanakan Makanan Khas Laut Utara Jawa

“Ini akan menjadi perbaikan kita di masa mendatang untuk kami bisa lebih berkoordinasi dengan para stakeholder terkait dan menjalin kerja sama dengan rumah sakit sekitar sehingga kita bisa memberikan pelayanan rujukan yang lebih bagus lagi,” pungkasnya.(aufa)

0 Komentar