Fasilitas umum lainnya juga terbilang cukup memadai. Area toilet tersedia dalam beberapa bilik terpisah untuk pria dan wanita dengan kondisi yang relatif bersih. Pengunjung juga bisa menyewa ban pelampung untuk anak-anak maupun menikmati area duduk santai keluarga yang tersedia di beberapa titik bantaran sungai.
Ngopi dan Jajan Pinggir Sungai Jadi Aktivitas Favorit
Salah satu hal yang membuat suasana Curug Niagara Jonggol terasa menyenangkan adalah banyaknya pilihan kuliner sederhana di area wisata. Pengunjung tidak perlu repot membawa bekal berlebihan karena hampir sepanjang area dipenuhi pedagang makanan ringan hingga minuman hangat.
Bagi orang tua, menikmati kopi hangat sambil duduk di pinggir sungai menjadi aktivitas favorit selama menemani anak bermain air. Warung-warung sederhana menyediakan menu seperti kopi hitam, teh manis hangat, gorengan, pisang goreng hingga bakwan yang biasanya digoreng langsung saat dipesan.
Baca Juga:Tak Perlu Jauh ke Puncak! Nulam Coffee Jonggol Punya View Gunung dan Lembah yang Bikin BetahRekomendasi Liburan Lengkap 2 Hari 1 Malam Melihat Surga Tersembunyi di Sukabumi
Sementara untuk jajanan ringan, wisatawan juga bisa menemukan banyak pilihan seperti sosis bakar, basreng, cilor, hingga rujak khas yang cukup menyegarkan disantap setelah bermain air. Harganya pun masih tergolong ramah di kantong sehingga tidak membuat pengeluaran membengkak.
Menariknya lagi, sepanjang jalur menuju kawasan wisata juga banyak warga yang menjual hasil bumi khas Jonggol seperti rambutan, petai, kecapi, hingga durian musiman. Tak sedikit pengunjung sengaja membeli buah segar untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh setelah liburan.
Tiket Murah, Cocok Buat Liburan Akhir Pekan
Salah satu alasan mengapa Curug Niagara Jonggol semakin ramai diburu wisatawan adalah harga tiket masuknya yang masih sangat terjangkau. Untuk menikmati suasana alam di kawasan ini, pengunjung hanya perlu membayar sekitar Rp5.000 per orang sebagai tiket resmi masuk kawasan wisata.
Meski mengalami sedikit penyesuaian tarif dibanding beberapa tahun sebelumnya, harga tersebut masih dianggap sangat murah jika dibandingkan dengan pengalaman bermain air alam yang didapatkan. Karena itu, tempat ini cukup ideal dijadikan tujuan liburan hemat bersama keluarga besar.
Namun pengunjung tetap disarankan membayar tiket hanya di gerbang resmi yang dikelola pihak desa atau pengelola setempat. Hal ini penting untuk menghindari pungutan liar yang terkadang muncul di beberapa titik jalur wisata.
