Namun drama mulai menghampiri Arsenal saat Eberechi Eze maju sebagai penendang kedua. Meski berhasil mengecoh Safonov bola hasil tendangannya justru terlalu melebar ke sisi kiri gawang. Arsenal mulai berada dalam tekanan besar.
Raya Sempat Menjadi Harapan Arsenal
Penendang ketiga PSG Nuno Mendes mencoba memperbesar keunggulan. Bek kiri asal Portugal tersebut memilih menendang ke sisi kanan gawang namun David Raya tampil luar biasa dengan melakukan penyelamatan penting yang kembali menghidupkan harapan Arsenal.
Kesempatan itu langsung dimanfaatkan dengan baik oleh Declan Rice. Gelandang Arsenal tersebut sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo ketiga dengan tendangan mendatar ke sisi kanan yang gagal dijangkau Safonov.
Baca Juga:Babak Kedua Imbang! PSG Bangkit Arsenal Mulai Goyah Final Liga Champions 2026, Juara Ditentukan Extra TimeBabak Pertama! Arsenal Mengguncang Dunia di Final Liga Champions 2026 : Gol Kilat Havertz Bungkam PSG
Skor kembali imbang menjadi dua sama dan ketegangan di Stadion Puskas Arena semakin terasa. Para pendukung kedua tim tampak tidak sanggup duduk tenang karena final kini benar benar ditentukan oleh mental para pemain.
Momentum seolah kembali terbuka bagi Arsenal setelah penyelamatan heroik David Raya. Namun PSG ternyata masih memiliki ketenangan luar biasa di bawah tekanan besar.
Hakimi Dingin Gabriel Gagal PSG Kembali Jadi Raja Eropa
Penendang keempat PSG Achraf Hakimi maju dengan ban kapten melingkar di lengannya. Bek asal Maroko tersebut tampil penuh percaya diri dan dengan tenang melepaskan tendangan ke sisi kiri gawang sementara David Raya justru bergerak ke arah berlawanan.
Arsenal kembali mampu menjaga asa setelah Gabriel Martinelli sukses menjalankan tugasnya sebagai penendang keempat. Tendangan keras ke arah kiri bawah gawang membuat Safonov tidak memiliki peluang melakukan penyelamatan.
Penendang kelima PSG sekaligus penentu Beraldo datang dengan rasa percaya diri tinggi. Bek muda asal Brasil itu melepaskan tendangan kaki kiri ke sisi kanan gawang sementara David Raya kembali salah arah. PSG unggul empat dua dan tinggal menunggu nasib Arsenal.
Gabriel Magalhaes maju sebagai penendang terakhir Arsenal dengan tekanan sangat besar di pundaknya. Namun petaka datang ketika tendangan yang dilepaskannya justru melayang jauh di atas mistar gawang. Para pemain PSG langsung berlari ke tengah lapangan merayakan kemenangan besar mereka. PSG resmi menjadi juara Liga Champions 2026 sekaligus mencatatkan back to back champions setelah kembali mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa.
