Harunya Perpisahan SDN Wanasari 01, Kepala Sekolah Titip Pesan: Jangan Tinggalkan Teman yang Kesulitan

Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN Wanasari 0
PERPISAHAN : Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN Wanasari 01, Kecamatan Cibitung, Tahun Pelajaran 2025-2026.
0 Komentar

KBEONLINE.ID CIBITUNG – Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai acara Perpisahan dan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas VI SDN Wanasari 01, Kecamatan Cibitung, Tahun Pelajaran 2025-2026 Angkatan ke-75 bertema “Bersama Menuju Masa Depan yang Gemilang” yang digelar pada Selasa (02/06/26).

Sebelum memasuki acara inti, para tamu undangan, orang tua siswa, guru, dan peserta didik disuguhkan penampilan siswa berupa budaya khas Betawi berupa Palang Pintu, prosesi seserahan, serta tarian tradisional Betawi yang yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari para hadirin.

Kepala SDN Wanasari 01, Sulistyowati menyampaikan pesan mendalam kepada para siswa melalui sebuah kisah tentang sekawanan angsa yang saling setia dan tidak meninggalkan sahabatnya yang sedang mengalami kesulitan.

Baca Juga:Meski Diprotes Warga, Minimarket di Kalijaya Tetap Buka 26 Mei, Diduga Ada Manipulasi Tanda TanganMalam Hari Mulai Bermunculan! Ikan Mati Mendadak di Sungai Karawang Jadi Sorotan

“Dari cerita tersebut, ibu berharap anak-anak dapat belajar tentang arti kebersamaan, kepedulian, dan saling mendukung dalam menggapai cita-cita,” ujarnya di hadapan para siswa dan orang tua.

Ia menceritakan seekor angsa yang terluka akibat tembakan pemburu sehingga tidak dapat terbang bersama kelompoknya. Namun, ratusan angsa lainnya tidak meninggalkannya dan terus memberikan semangat hingga akhirnya angsa tersebut pulih dan mampu terbang kembali bersama rombongannya.

“Semoga kisah ini menjadi analogi perjalanan anak-anak kelas VI tahun ini. Ketika ada teman yang mengalami kesulitan, jangan ditinggalkan. Berikan dukungan dan semangat agar dapat maju bersama,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan para lulusan agar tidak menjadikan nilai akademik sebagai alasan untuk bersikap sombong.

“Jangan melihat angka di rapor dan ijazah lalu menjadi bangga berlebihan atau merasa lebih hebat dari yang lain. Nilai yang tinggi hanya menjadi motivasi untuk terus belajar, bukan untuk menumbuhkan kesombongan,” tegasnya.

Menurutnya, bekal terpenting yang harus dimiliki para siswa bukan hanya kecerdasan akademik, melainkan akhlak yang baik dan ketaatan terhadap ajaran agama serta aturan negara.

“Yang paling utama adalah menjaga akhlak. Jalankan kehidupan sesuai ajaran agama dan negara. Insya Allah dengan doa orang tua dan bimbingan guru, kalian akan menjadi anak-anak yang sukses di masa depan,” ungkapnya.

0 Komentar