“Awalnya habis istirahat, terus jalan lagi. Pas maju ketemu kabel. Ada yang ngangkat kabel supaya bisa lewat,” kata Pitung.
Tak lama kemudian terdengar kepanikan setelah salah seorang kru tersengat listrik dan tubuhnya roboh. Arus listrik diduga merambat ke kru lain yang turut memegang atau berada di sekitar korban.
“Awalnya satu orang yang kena. Begitu kesetrum, merambet ke yang lain. Yang ngangkat kabel itu langsung kena, terus yang megang atau dekat dia ikut kesetrum,” ujarnya.
Baca Juga:Tragedi Hajatan Maut di Kampung Cibeureum Cikarang, Tiga Pemain Odong-odong Tewas Tersengat ListrikIPAL Burangkeng Tak Kunjung Beroperasi,Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Beri Nilai D: Ada Apa?
Akibat kejadian tersebut, tujuh kru menjadi korban. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan empat lainnya mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit menggunakan ambulans desa.
Pitung memastikan seluruh korban merupakan kru kesenian asal Subang. Tidak ada warga maupun tamu hajatan yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
“Korban semuanya pemain odong-odong dari grup kesenian itu. Warga tidak ada yang kena,” katanya.
Ia menambahkan, kabel listrik yang melintang di lokasi sudah terpasang sejak lama dan selama ini tidak pernah menimbulkan kecelakaan.
“Kabel itu memang sudah lama ada. Baru kali ini terjadi kejadian seperti ini,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden yang menewaskan tiga kru kesenian tersebut. (Iky)
