KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Tragedi tersengat listrik yang menimpa rombongan kesenian sisingaan dan odong-odong Alan Grup Dewa Tarompet asal Ciwera Gambarsari, Pagaden, Kabupaten Subang, menyisakan duka mendalam. Tiga kru dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka saat mengikuti arak-arakan khitanan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa (2/6).
Salah seorang kru rombongan, Enting (84) mengaku tidak memiliki firasat apa pun sebelum musibah terjadi. Padahal, kelompok kesenian tersebut telah berkali-kali tampil dalam berbagai hajatan tanpa pernah mengalami kejadian serupa.
“Enggak ada firasat apa-apa. Soalnya ini bukan sekali dua kali ikut arak-arakan. Selama ini enggak pernah ada masalah,” ujar Enting saat ditemui Cikarang Ekspres di lokasi kejadian.
Baca Juga:Tragedi Hajatan Maut di Kampung Cibeureum Cikarang, Tiga Pemain Odong-odong Tewas Tersengat ListrikIPAL Burangkeng Tak Kunjung Beroperasi,Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Beri Nilai D: Ada Apa?
Ia menuturkan rombongan berangkat dari Subang sekitar pukul 21.00 WIB pada malam sebelumnya dan tiba di lokasi hajatan sekitar pukul 04.00 WIB. Setibanya di lokasi, para pemain terlebih dahulu menggelar pertunjukan musik di rumah penyelenggara acara sebelum mengikuti arak-arakan keliling kampung pada siang hari.
Menurut Enting, dalam arak-arakan tersebut terdapat 11 sisingaan yang diusung. Sementara para korban merupakan anggota kelompok catrik, yakni kru yang bertugas menarik dan mengawal jalannya arak-arakan.
“Total ada 11 singa yang diarak. Yang jadi korban itu kelompok catrik, yang bertugas menarik dan mengawal arak-arakan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan dua korban yang tersengat listrik merupakan kakak beradik. Bahkan salah satunya diketahui baru pertama kali mengikuti arak-arakan bersama rombongan.
“Yang kena itu ada adik kakak. Adiknya baru pertama kali ikut arak-arakan,” ungkapnya.
Musibah terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat rombongan kembali melanjutkan perjalanan usai beristirahat setelah waktu Ashar. Ketika melintas di Kampung Cibeureum RT 03 RW 03, Desa Mekarmukti, kendaraan odong-odong dan rombongan arak-arakan berhadapan dengan kabel listrik yang melintang rendah di atas jalan.
Beberapa kru kemudian berinisiatif mengangkat kabel tersebut agar rombongan dapat melintas. Namun nahas, salah seorang kru diduga menyentuh kabel bertegangan listrik hingga tersengat. Arus listrik kemudian merambat ke sejumlah kru lain yang berada di dekatnya.
Baca Juga:39 Lapak PKL di Kawasan GOR Cinema Sukaluyu Karawang Bakal DitertibkanBus Hangus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Sebelumnya diberitakan, Satlinmas Desa Mekarmukti, Pitung (70), membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, insiden bermula ketika rombongan kembali berjalan setelah beristirahat.
