KBEONLINE.ID – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Singaperbangsa Karawang menggelar kegiatan Rajut Branding Connect sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang, bertempat di aula Persatuan Purnawirawan Polisi Republik Indonesia (PP Polri) Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karawang, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berfokus pada pelatihan desain dan branding ini dihadiri sekitar 27 peserta pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, fashion, parfum, hingga produk pertanian.
Ketua pelaksana, Pradit Asira Septian, menjelaskan program ini dilatarbelakangi oleh peran UMKM yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia dan penyerapan tenaga kerja, sehingga perlu mendapatkan pendampingan agar mampu berkembang dan bersaing di era digital.
“UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60 persen perekonomian Indonesia dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Karena itu, kami sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi yang fokus pada program CSR (Corporate Social Responsibility) memilih untuk berkontribusi melalui pemberdayaan UMKM, tetapi kita perlu mendampingi mereka serta kita perlu membantu mereka untuk terus berkembang,” ujar Pradit saat diwawancarai langsung, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga:Langit Karawang Dipenuhi Cahaya Obor, Ribuan Masyarakat Rayakan Tahun Baru Islam 1448 HLiburan Gratis Sentul Ada Warung Kopi Abah Majid Punya Sungai Jernih dan Camping Seikhlasnya
Dalam pelaksanaannya, Rajut Branding Connect tidak hanya menghadirkan pemaparan materi mengenai pentingnya branding dan desain visual bagi UMKM, tetapi juga dikemas dalam bentuk workshop interaktif. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung untuk membuat desain promosi produk menggunakan aplikasi Canva. Melalui sesi praktik tersebut, peserta diajak menyusun elemen visual seperti logo, foto produk, warna, serta informasi harga ke dalam desain pamflet yang menarik dan sesuai dengan identitas merek usaha masing-masing.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disparpora Karawang. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Fazriyan Wardani Adhitya, menjelaskan bahwa branding memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan daya saing produk UMKM.
“Banyak pelaku usaha yang sudah memproduksi barang berkualitas, tetapi belum memiliki branding yang kuat. Padahal branding merupakan cara agar produk lebih dikenal oleh konsumen. Brand awareness tidak bisa dibangun secara instan, sehingga pelatihan seperti ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya saat diwawancarai langsung, Kamis (11/6/2026).
