Mimpi Besar Khalif, Kiper Muda Karawang yang Siap Berlaga di Turnamen Internasional Thailand 

Mimpi Besar Khalif
Mimpi Besar Khalif, Kiper Muda Karawang yang Siap Berlaga di Turnamen Internasional Thailand. --KBE--
0 Komentar

KARAWANG, KBEONLINE.ID – Khalif Al Qathan Wisesa Baasith (14), pesepak bola muda asal Karawang, Jawa Barat, tengah bersiap menghadapi salah satu fase terpenting dalam awal karier sepak bolanya. Penjaga gawang berbakat yang kini duduk di bangku kelas 1 SMP Al-Irsyad tersebut dijadwalkan akan berangkat ke Thailand pada Oktober mendatang untuk mengikuti turnamen internasional. Kejuaraan bergengsi ini menjadi pembuktian lanjutan bagi Khalif setelah sebelumnya sukses mencicipi kompetisi di tingkat kabupaten.

Awal ketertarikan remaja yang akrab disapa Khalif ini terhadap dunia si kulit bundar bermula dari kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga. Sejak kecil, ia kerap menghabiskan waktu menonton pertandingan sepak bola bersama kedua orang tuanya hingga akhirnya mulai bermain secara otodidak. Titik balik keseriusan Khalif muncul saat ia menginjak kelas 5 Sekolah Dasar (SD) ketika ia memutuskan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di sekolahnya dan langsung diterjunkan dalam sebuah turnamen.

“Pas ikut ekskul bola tuh aku diajak turnamen sama sekolah. Nah, habis diajak turnamen itu aku pengen serius. Kelas 6 tuh aku ngomong sama ibu, ‘Bu, pengen serius main bola.’ Jadi dimasukin ke SSB,” ujar Khalif, Rabu (17/6).

Baca Juga:Jadwal Bioskop Trans TV 17 Juni 2026 Lengkap Sinopsis, Malam Ini Nonton Fim Horor Usai Beraktivitas40+ Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 17 Juni 2026 Lengkap beserta Cara Klaim, Ambil Rewards Gratis dari Garena!

Karakter kepemimpinan dan ketangguhannya di bawah mistar gawang bahkan terinspirasi langsung dari kiper legendaris asal Jerman, Manuel Neuer, yang menjadi sosok idola sekaligus referensi utamanya dalam bermain.

Demi menampilkan performa terbaik di Thailand, Khalif kini menjalani porsi latihan yang sangat ketat dan disiplin tinggi.

Berbeda dengan remaja sebayanya yang menghabiskan waktu luang dengan bermain game atau gawai selepas sekolah, Khalif memilih untuk menghabiskan seluruh harinya dengan berlatih. Dalam seminggu penuh, ia membagi waktu latihannya bersama Sekolah Sepak Bola (SSB) serta mengikuti program latihan privat khusus kiper yang berlangsung dari sore hingga malam hari demi mendongkrak jam terbangnya.

Kendati memiliki jadwal latihan sepak bola yang padat, Khalif terbukti mampu menjaga keseimbangan dengan kewajiban akademisnya di sekolah. Pihak keluarga memastikan bahwa urusan pendidikan tetap berjalan beriringan tanpa ada yang dikorbankan. Remaja yang bercita-cita memperkuat klub raksasa Inggris, Manchester United, ini mengaku tidak merasa terganggu dan tetap bisa membagi fokus dengan baik antara tugas-tugas sekolah dan tanggung jawabnya sebagai seorang atlet muda.

0 Komentar