PSIM Pilih Bijak di Bursa Transfer, Pengembangan Pemain Muda Tetap Jadi Prioritas

PSIM Yogyakarta
PSIM Yogyakarta
0 Komentar

kbeonline.idPSIM Yogyakarta mulai menyusun strategi untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/27. Setelah menjalani musim perdana yang cukup kompetitif di kasta tertinggi, manajemen Laskar Mataram berkomitmen memperkuat skuad tanpa mengabaikan kondisi keuangan klub.

Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, menegaskan bahwa klub memang akan mendatangkan pemain baru untuk meningkatkan kualitas tim. Namun, langkah tersebut akan dilakukan secara terukur dan tidak berlebihan.

Tambah Kekuatan, Tapi Tetap Perhatikan Finansial

Menurut Liana, kebutuhan memperkuat tim menjadi hal yang tidak bisa dihindari jika PSIM ingin tampil lebih baik pada musim mendatang. Meski demikian, manajemen tidak ingin mengambil risiko dengan mengeluarkan anggaran secara berlebihan.

Baca Juga:Main di Empat Kompetisi, Persib dan Borneo FC Dapat Dukungan Khusus dari I.LeaguePiala Indonesia Kembali Hadir dengan Format Baru, Berganti Nama Jadi League Cup

PSIM memilih pendekatan yang lebih realistis dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan teknis tim dan kesehatan finansial klub.

“Kami pasti menambah amunisi pemain. Namun target yang ingin dicapai harus tetap diimbangi dengan kondisi pengeluaran klub. Jangan sampai terlalu jorjoran hingga berdampak buruk bagi keberlangsungan klub,” ujar Liana.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa PSIM ingin membangun tim secara berkelanjutan, bukan hanya mengejar hasil instan dalam satu musim kompetisi.

Fokus pada Pembangunan Jangka Panjang

Selain berburu pemain baru, PSIM juga tetap menaruh perhatian besar terhadap pembinaan pemain muda. Liana menilai akademi dan pengembangan usia muda merupakan investasi penting bagi masa depan klub.

Menurutnya, keberadaan sistem pembinaan yang baik akan menjadi sumber utama regenerasi pemain untuk tim senior di masa mendatang.

“Bagaimanapun juga pengembangan usia muda harus menjadi perhatian. Karena dari situlah nantinya pemain-pemain berkualitas akan lahir dan menyuplai kebutuhan tim utama,” jelasnya.

Membangun Fondasi yang Kuat

Langkah yang diambil PSIM mencerminkan visi jangka panjang klub dalam membangun fondasi yang kokoh di Super League. Tidak hanya mengandalkan perekrutan pemain berlabel bintang, manajemen juga ingin menciptakan sistem yang mampu menghasilkan talenta sendiri.

Baca Juga:Regulasi U-23 Berubah, I.League Pilih Beri Hadiah daripada Kewajiban BermainResmi Gabung Persebaya, Syahrul Lasinari Siap Hadapi Tantangan Baru

Strategi tersebut menjadi penting mengingat persaingan di Super League musim depan diperkirakan semakin ketat. Klub-klub besar mulai aktif bergerak di bursa transfer dengan mendatangkan pemain dan pelatih berkualitas.

0 Komentar