The Tetris Effect: Mengapa Setelah Seharian Main Game, Matamu Masih Melihat Pola Blok Itu Saat Terpejam?

the tetris effect
Ketika Anda sudah menekan tombol shutdown pada konsol, tetapi otak Anda justru menolak untuk log out dan terus melanjutkan simulasi permainan di balik kelopak mata Anda. Itulah The Tetris Effect.
0 Komentar

KBEonline.id – Bayangkan skenario ini: Anda baru saja menghabiskan waktu berjam-jam di akhir pekan untuk mendominasi permainan di depan layar—entah itu menyusun balok di Tetris, mencocokkan permata di Candy Crush, membangun blok di Minecraft, atau bahkan menyisir koridor gelap di game shooter favorit Anda. Ketika malam tiba dan Anda akhirnya mematikan layar untuk tidur, sesuatu yang aneh terjadi. Saat mata Anda terpejam di dalam kamar yang gelap, Anda justru melihat bayangan balok-balok berjatuhan, permata yang meledak, atau peta game yang terus berputar di balik kelopak mata Anda.

Tenang, Anda tidak sedang berhalusinasi atau mengalami gangguan mistis. Di dunia medis dan psikologi, fenomena ini dikenal dengan nama resmi yang sangat keren: The Tetris Effect (Efek Tetris) atau Tetris Syndrome.

Ketika Otak Menolak untuk “Log Out”

Istilah ini pertama kali populer pada tahun 1990-an setelah jutaan orang di seluruh dunia kecanduan game Tetris di konsol Game Boy mereka dan melaporkan gejala visual yang sama. Namun, penelitian ilmiah paling mendalam mengenai fenomena ini dilakukan oleh seorang psikiater ternama dari Harvard Medical School bernama Dr. Robert Stickgold pada tahun 2000.

Baca Juga:The Spotlight Effect: Berhentilah Cemas, Orang Lain Tidak Memperhatikan 'Kelemahan' Kita Separah ItuMengenal Burnout vs. Boreout: Ketika Rasa Lelah Bukan Karena Kurang Piknik, tapi Kurang Tantangan

Dalam eksperimennya yang terkenal, Dr. Stickgold meminta sekelompok sukarelawan—termasuk orang-orang yang mengalami amnesia (hilang ingatan jangka pendek)—untuk bermain Tetris selama beberapa jam setiap hari sebelum tidur. Hasilnya luar biasa: bahkan para penderita amnesia yang tidak ingat sama sekali bahwa mereka telah bermain Tetris hari itu, melaporkan bahwa mereka melihat balok-balok jatuh di dalam mimpi mereka!

Eksperimen ini membuktikan bahwa The Tetris Effect bukanlah ingatan biasa yang kita pikirkan secara sadar, melainkan bentuk memori prosedural dan visual yang tertanam jauh di dalam otak kita.

Otak yang Sedang “Magang” dan Mencari Pola

Mengapa otak kita melakukan hal ini? Jawabannya terletak pada cara kerja plastisitas otak manusia. Ketika Anda mempelajari keahlian baru atau melakukan aktivitas repetitif yang membutuhkan fokus tinggi dalam waktu lama, otak Anda menganggap aktivitas tersebut sebagai hal yang sangat penting untuk kelangsungan hidup.

0 Komentar