KBEONLINE.ID, BEKASI – Misteri di balik tewasnya Faisal Anwar (FA), seorang anak punk yang menjadi korban penikaman di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, mulai terkuak. Kasus yang terjadi pada Sabtu (27/6) dini hari itu diduga dipicu konflik asmara yang melibatkan seorang perempuan.
Informasi yang dihimpun Cikarang Ekspres, perempuan tersebut diketahui bernama Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto, seorang janda beranak dua asal Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Mondy diketahui telah menjalin hubungan dengan Darmin alias Donal sejak 2024. Namun, belakangan korban juga disebut memiliki hubungan dekat dengannya.
Kedekatan itu diduga menjadi pemicu renggangnya hubungan antara korban dan pelaku. Bahkan, korban disebut tinggal bersama Mondy di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cikarang Barat. Selama tinggal bersama, Faisal dikabarkan membantu mencarikan tempat tinggal hingga memenuhi kebutuhan hidup perempuan tersebut.
Baca Juga:Promo Alfamart 28 Juni 2026, Serbu Pop Mie Lapeer Ayam, Baso, Kari Ayam, Soto Ayam Cup 75g RP9.800/2pcsAnak Punk di Cikarang Tewas Ditikam Teman Sendiri, Diduga Gegara Cinta Segitiga
Di kalangan warga juga beredar kabar bahwa Mondy diduga sedang mengandung. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.
Konflik antara korban dan pelaku disebut mulai memanas sejak Jumat (26/6) malam. Keduanya beberapa kali terlibat cekcok di sejumlah lokasi sebelum akhirnya bentrokan berujung maut menjelang waktu subuh.
Seorang warga berinisial IS (42) mengatakan, perselisihan bermula di sekitar Kampung Kalijeruk, kemudian berlanjut ke kawasan Wangkal hingga akhirnya berakhir di Kampung Lanai.
“Informasinya mereka sempat ribut dari depan Kampung Kalijeruk, kemudian berlanjut ke Wangkal. Menjelang subuh korban diduga ditusuk pelaku,” ujarnya.
Akibat luka tusuk yang diderita, Faisal meninggal dunia di lokasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani autopsi.
Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat IPTU Engkus Kusnadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif pembunuhan yang diduga dipicu persoalan asmara.
“Masih kami dalami. Pelaku juga masih dalam pengejaran,” kata Engkus.
Hingga kemarin, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara Darmin alias Donal masih menjadi buronan. Aparat berharap pelaku segera tertangkap agar motif pembunuhan dapat terungkap secara utuh. (Iky)
