KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Kabupaten Bekasi siap menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash 2026 yang akan berlangsung pada 7-11 Juli mendatang. Penunjukan sebagai tuan rumah menjadi bukti kesiapan daerah ini dalam mendukung pembinaan sekaligus peningkatan prestasi olahraga squash di Indonesia.
Ketua Pengurus Cabang Persatuan Squash Indonesia (PSI) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, mengatakan kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Menurutnya, Kabupaten Bekasi telah memiliki fasilitas olahraga berstandar internasional yang layak menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan nasional.
“Kami sangat bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah Kejurnas Squash 2026. Ini menjadi kesempatan menunjukkan bahwa Kabupaten Bekasi memiliki fasilitas dan sumber daya yang siap mendukung perkembangan olahraga squash di Indonesia,” ujar Iman Nugraha kepada Cikarang Ekspres.
Baca Juga:Peringati Harganas ke-33, Pemkab Karawang Tegaskan Peran Penting Ayah dalam Ketahanan KeluargaSemangat Inklusivitas: Kakak-Beradik Penyandang Disabilitas Meriahkan Nobar Pemkab Karawang
Iman menjelaskan, Kejurnas bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara nasional, tetapi juga wadah pembinaan dan regenerasi atlet. Atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi akan bersaing untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Kami berharap Kejurnas menjadi tempat lahirnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat Asia hingga dunia. Selain itu, kejuaraan ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga squash,” katanya.
Ia juga optimistis penyelenggaraan Kejurnas akan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Bekasi, baik dari sisi pembinaan olahraga maupun perputaran ekonomi masyarakat selama kejuaraan berlangsung.
Sementara itu, Sekretaris Umum PSI Kabupaten Bekasi, Endang Suranata, mengatakan dipilihnya GOR Squash Wibawa Mukti sebagai venue Kejurnas menunjukkan kualitas fasilitas tersebut yang telah beberapa kali dipercaya menggelar ajang nasional.
“GOR Squash Wibawa Mukti sudah teruji. Sebelumnya digunakan untuk Kualifikasi Porprov Jabar 2026, Kejurnas, hingga Seleknas 2025,” katanya.
Menurut Endang, GOR Squash Wibawa Mukti telah memenuhi standar internasional dan mendapat pengakuan dari World Squash Federation (WSF). Arena ini memiliki satu lapangan berbahan kaca yang didatangkan dari Jerman serta tiga lapangan panel portabel yang dapat disesuaikan untuk nomor perorangan maupun ganda.
Kompleks GOR Squash Kabupaten Bekasi dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 3.054 meter persegi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga squash di Indonesia. (Iky)
