“Keberhasilan ini bukan sekadar peningkatan angka kinerja, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh pegawai yang memiliki komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Bekasi,” katanya.
Saat ini, pengembangan Bimasakti telah memasuki tahap lebih maju. Selain sebagai sistem monitoring dan evaluasi, proses analisis data hingga penyusunan rekomendasi intervensi kini mulai memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) yang dipadukan dengan Big Data Analytics dan Decision Support System.
Teknologi tersebut memungkinkan rumah sakit mendeteksi lebih dini berbagai persoalan organisasi, menentukan prioritas pembinaan pegawai, memantau kinerja secara real time, hingga menyusun langkah perbaikan secara lebih cepat, akurat dan efisien.
Baca Juga:Kabupaten Bekasi Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Squash 2026Peringati Harganas ke-33, Pemkab Karawang Tegaskan Peran Penting Ayah dalam Ketahanan Keluarga
“Ketika Body sehat, Mind berkembang, dan Soul berintegritas, maka pelayanan publik semakin berkualitas, organisasi semakin kuat, dan kepercayaan masyarakat terus meningkat. Itulah tujuan utama yang ingin kami wujudkan melalui Bimasakti,” tandasnya. (Iky)
