Menginap Semalam di Jalatunda Campsite Purwakarta : Healing Ditemani Mata Air Alami dan Pemandangan Alam Indah

Jalatunda Campsite, kawasan Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.
Akhir pekan kali ini kami memilih menjauh sejenak dari hiruk pikuk perkotaan dan menghabiskan satu malam di Jalatunda Campsite, kawasan Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta.
0 Komentar

Saat malam tiba, suasana berubah semakin hangat. Lampu-lampu gantung yang dipasang di pepohonan mulai menyala sehingga area camping terlihat estetik tanpa kehilangan nuansa alamnya. Udara turun hingga berkisar 19–22 derajat Celsius sehingga jaket tebal menjadi perlengkapan wajib. Kami menghabiskan malam dengan menyalakan api unggun, memanggang makanan, dan menikmati secangkir kopi panas sambil mendengarkan suara gemercik air yang tidak pernah berhenti mengalir.

Pagi Hari yang Tenang dengan Kabut Tipis

Pagi di Jalatunda Campsite menjadi pengalaman yang tidak kalah menarik. Sekitar pukul lima hingga enam pagi, kabut tipis mulai turun menyelimuti kawasan camping. Udara terasa sangat bersih dan segar sehingga menarik napas panjang pun terasa begitu menyenangkan. Suasana masih sangat hening, hanya terdengar suara burung dan aliran air pegunungan.

Kami memilih duduk di depan tenda sambil menikmati secangkir kopi hangat sebelum berkemas. Dari atas deck kayu, pemandangan kolam yang masih diselimuti embun menghadirkan suasana damai yang sulit ditemukan di tengah kesibukan kota. Momen sederhana inilah yang justru menjadi kenangan paling membekas selama menginap semalam di Jalatunda.

Baca Juga:Hanya Modal Rp15.000 Bisa Bermain di Kolam Renang dengan View Alam Indah Gunung Karang JonggolCara Membersihkan Noda Hitam Membandel di Sela Keramik Kamar Mandi Hanya Modal Rp6.000 Pakai Ramuan Dapur

Fasilitas Lengkap Membuat Camping Semakin Nyaman

Selama menginap, kami juga mencoba berbagai fasilitas yang disediakan pengelola. Kamar mandi terlihat bersih dengan toilet duduk, jet shower, cermin, gantungan pakaian, hingga sandal khusus yang disediakan untuk menjaga kebersihan ruangan. Walaupun belum tersedia air panas, air pegunungan yang jernih tetap memberikan sensasi segar ketika digunakan untuk mandi.

Selain itu, setiap kavling telah memiliki akses listrik lengkap dengan lampu penerangan sehingga aktivitas malam hari tetap nyaman. Tersedia pula mushola permanen, tempat mencuci peralatan makan menggunakan mata air yang mengalir nonstop, serta area parkir yang berada sangat dekat dengan tenda sehingga pengunjung tidak perlu repot membawa perlengkapan dalam jarak jauh.

Harga Menginap yang Masih Ramah di Kantong

Soal biaya, Jalatunda Campsite menawarkan pilihan yang cukup beragam sesuai kebutuhan pengunjung. Bagi yang sudah memiliki perlengkapan camping sendiri, pengelola menyediakan sewa kavling mulai Rp200 ribu per malam untuk Kavling Picung di Blok A yang sudah termasuk tiket masuk dua orang. Sementara Kavling Pakis di Blok B dibanderol Rp250 ribu per malam. Jika menginginkan pengalaman yang lebih premium, Blok Jalatri dengan deck kayunya dapat disewa dengan kisaran Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per malam. Apabila jumlah penghuni dalam satu kavling lebih dari dua orang, pengunjung hanya dikenakan tambahan Rp25 ribu untuk setiap orang.

0 Komentar