Ciri 13 Gejala Shockbreaker Depan Motor Matic Bocor Akibat Sering Hantam Jalan Rusak di Setu Kabupaten Bekasi

Shockbreaker depan sepeda motor perlu diperiksa secara berkala.
Shockbreaker depan sepeda motor perlu diperiksa secara berkala, terutama setelah sering digunakan melewati jalan berlubang dan permukaan jalan yang tidak rata.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Jalan rusak dan berlubang bukan hanya membuat perjalanan menggunakan sepeda motor terasa tidak nyaman.

Jika terlalu sering menghantam lubang, sistem suspensi depan juga dapat menerima beban dan benturan berulang yang berpotensi mempercepat keausan komponen.

Hal tersebut patut diperhatikan pengendara motor matic di Setu, Kabupaten Bekasi, yang sehari-hari melewati berbagai kondisi jalan.

Baca Juga:Jangan Asal Pilih Bengkel! Ini 13 Risiko Servis Motor di Bengkel Umum yang Sering LuputNiat Ganti Kaca Mobil? Ini 14 Perbandingan Kaca Film Nano Ceramic vs Metallic, No. 9 Bikin Adem Tanpa Ganggu!

Salah satu masalah yang cukup sering muncul pada suspensi depan adalah kebocoran oli shockbreaker akibat seal yang sudah aus atau rusak.

Jalan kasar dan tidak rata dapat meningkatkan beban pada suspensi, sementara kotoran yang menempel pada batang shock juga dapat mempercepat kerusakan seal.

Lantas, bagaimana mengetahui shockbreaker depan mulai bermasalah?

Berikut 13 gejala shockbreaker depan motor matic bocor akibat sering hantam jalan rusak di Setu Kabupaten Bekasi dikutip

1. Ada Rembesan Oli di Batang Shock

Ini tanda paling gampang dilihat.

Coba periksa bagian batang atau as shock depan.

Jika terlihat lapisan berminyak yang menempel, terutama di sekitar area seal, jangan langsung dibersihkan lalu dilupakan.

Rembesan tersebut bisa menunjukkan bahwa seal shock mulai kehilangan kemampuan menahan oli.

Semakin banyak oli yang keluar, semakin besar kemungkinan kemampuan redaman shock ikut menurun.

2. Oli Sampai Menetes

Kalau sebelumnya hanya terlihat basah, kemudian sudah muncul tetesan oli, kondisi tersebut lebih serius.

Baca Juga:Daftar 12 Gerakan Yoga dan Stretching di Rumah untuk Redakan Kram Haid, No. 9 Bisa Bikin Perut Lebih Rileks!Daftar 15 Catering Nasi Box di Jatimulya, Tambun Selatan dan Bekasi Timur, No 11 Lauknya Bikin Makin Lahap!

Oli yang terus keluar berarti jumlah oli di dalam sistem suspensi dapat berkurang sehingga kemampuan shock dalam meredam gerakan juga dapat menurun.

Jangan menunggu sampai shock benar-benar kering baru dibawa ke bengkel.

3. Motor Terasa Lebih Keras Saat Lewat Jalan Rusak

Dulu lewat polisi tidur terasa empuk, sekarang rasanya seperti menghantam langsung ke tangan.

Ini salah satu perubahan yang cukup mudah dirasakan pengendara.

Shockbreaker yang tidak bekerja optimal dapat membuat benturan dari jalan lebih terasa ke setang dan bodi motor. Suspensi yang rusak dapat menyebabkan guncangan lebih keras ketika melewati permukaan tidak rata.

Kalau setiap melewati lubang motor terasa menghantam keras, jangan hanya menyalahkan kondisi jalan.

0 Komentar