KBEonline.id – Berkebun kini tidak lagi membutuhkan halaman yang luas. Berkat metode hidroponik, siapa pun bisa menanam sayuran segar di teras, balkon, bahkan di sudut dapur sekalipun.
Tak heran jika hidroponik rumahan semakin populer, terutama di kalangan masyarakat perkotaan yang ingin hidup lebih sehat sekaligus memanfaatkan ruang terbatas.
Hidroponik merupakan metode menanam tanpa menggunakan tanah. Sebagai gantinya, tanaman memperoleh nutrisi dari larutan air yang telah dicampur dengan pupuk khusus.
Baca Juga:Jarang Dipakai Tapi Takut Berjamur? Ini Cara Merawat Kamera Mirrorless dan Lensa Agar Tetap AwetJangan Sampai Belangnya Hilang! Tips Merawat Tanaman Hias Variegata Agar Tetap Cantik dan Tumbuh Subur
Selain lebih bersih, cara ini juga dinilai lebih praktis dan mampu menghasilkan sayuran yang segar jika dirawat dengan baik.
Berikut panduan mengenal hidroponik rumahan, mulai dari cara memulai hingga jenis sayuran yang cocok ditanam di lahan sempit.
1. Kenali sistem hidroponik yang paling mudah untuk pemula
Ada berbagai jenis sistem hidroponik, namun bagi pemula sebaiknya memilih metode yang sederhana seperti sistem wick (sumbu) atau Kratky.
Kedua metode tersebut tidak membutuhkan pompa air yang rumit sehingga lebih hemat biaya dan mudah dipelajari oleh siapa saja.
2. Pilih lokasi yang mendapat cahaya matahari cukup
Sebagian besar sayuran membutuhkan sinar matahari sekitar 4–6 jam setiap hari agar dapat tumbuh optimal.
Jika rumah minim cahaya, tanaman juga dapat dibantu menggunakan lampu tanam (grow light), meskipun untuk skala rumahan sinar matahari tetap menjadi pilihan terbaik.
3. Gunakan wadah sederhana yang mudah ditemukan
Memulai hidroponik tidak harus membeli peralatan mahal.
Baca Juga:Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan! Panduan Memulai Hobi Aquascape untuk PemulaDeadline Mengejar, Maag Jangan Kambuh! Ini Pola Makan Sehat untuk Penderita Maag Akut Saat Sibuk Bekerja
Botol bekas, ember kecil, pipa PVC, atau kotak plastik dapat dimanfaatkan sebagai wadah tanam selama mampu menampung air nutrisi dengan baik.
4. Siapkan media tanam yang sesuai
Karena tidak menggunakan tanah, tanaman membutuhkan media untuk menopang akar.
Beberapa media tanam yang sering digunakan antara lain rockwool, hidroton (LECA), arang sekam, spons, maupun cocopeat yang memiliki daya simpan air cukup baik.
5. Gunakan larutan nutrisi khusus hidroponik
Tanaman hidroponik memperoleh seluruh kebutuhan unsur hara dari larutan nutrisi.
Gunakan pupuk hidroponik AB Mix sesuai dosis yang dianjurkan agar tanaman mendapatkan nutrisi lengkap untuk mendukung pertumbuhan daun, batang, dan akar.
