KARAWANG, KBEONLINE.ID – Seorang remaja laki-laki S (14), warga Gg. Puskesmas Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat, ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Citarum, Selasa (7/7/2026) sore. Korban ditemukan oleh warga pada Kamis (9/7/2026) pagi setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan selama dua hari.
Camat Karawang Barat, Agus Somantri, menjelaskan bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang berenang bersama sejumlah rekannya sekitar pukul 16.30 WIB. Diduga korban mengalami kelelahan saat berenang dan kemudian terseret arus sungai yang cukup kuat hingga akhirnya menghilang dari permukaan air.
“Korban diduga kelelahan saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Citarum. Arus sungai yang kuat membuat korban terseret dan tenggelam. Kami segera melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan serta tim SAR gabungan setelah menerima laporan,” ujar Agus, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga:10+ Rekomendasi Drama China Tentang Game Terbaik Rating Tertinggi, Wajib Masuk Watchlist Kamu!Detik-detik Ledakan Mortir yang Menewaskan 3 Warga di Cipatat Bandung Barat
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD Karawang, pihak Kepolisian, TNI, hingga berbagai komunitas relawan. Upaya pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu LCR milik BPBD dan Basarnas dengan metode teknik blender dan jangkar, serta melakukan penyusuran di sepanjang sungai.
Agus juga mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan oleh warga pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIB, tidak jauh dari lokasi kejadian awal. Setelah dievakuasi pada pukul 06.30 WIB, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan oleh pihak keluarga.
“Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa warga kami. Korban ditemukan oleh warga pada Kamis pagi pukul 06.00 WIB setelah dilakukan upaya pencarian maksimal oleh tim gabungan. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya agar tidak berenang di area sungai yang berbahaya,” ungkapnya.
Dalam operasi pencarian ini, tim gabungan sempat memperluas jangkauan penyisiran hingga ke area Pasar Baru Kalangsari. Selama masa pencarian, patroli darat juga terus dilakukan oleh warga setempat guna memantau kondisi di sepanjang bantaran sungai, sebelum akhirnya korban ditemukan.(aufa)
