KBEONLINE.ID, BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi terus menggenjot penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga pertengahan tahun 2026 telah mencatat sekitar 1,5 Triliun. Berbagai strategi dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari penggalian potensi pajak, intensifikasi penagihan, hingga pendekatan langsung kepada wajib pajak, pelaku usaha, pengembang, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya mencapai target PAD yang telah ditetapkan sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah guna mendukung pembiayaan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi pajak yang masih dapat dioptimalkan. Menurutnya, meskipun sejumlah sektor telah menunjukkan capaian yang positif, masih terdapat beberapa jenis pajak yang membutuhkan perhatian khusus agar realisasinya dapat terus meningkat hingga akhir tahun anggaran.
Baca Juga:Gebyar PATEN Kecamatan Pangkalan Hadirkan Program SAJADAH, Inovasi Pengelolaan Sampah Bernilai EkonomiAmbil Langsung! 10+ Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 8 Juli 2026 Lengkap Cara Klaim, Ada Skin hingga Diamond
“Hingga pertengahan tahun ini kami terus bergerak mencari dan menggali seluruh potensi yang ada agar realisasi pendapatan dapat mencapai hasil maksimal. Memang pada triwulan kedua masih terdapat beberapa sektor pajak yang perlu ditingkatkan sehingga membutuhkan upaya yang lebih intensif dalam penggalian potensinya,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian sejumlah jenis pajak yang telah melampaui target triwulan bukan menjadi alasan bagi Bapenda untuk berpuas diri. Seluruh jajaran tetap didorong bekerja secara optimal agar penerimaan daerah terus meningkat seiring kebutuhan pembiayaan pembangunan yang terus berjalan.
“Yang sudah mencapai target pun tidak membuat kami berhenti. Kami akan terus mengejar realisasi semaksimal mungkin hingga akhir tahun karena kebutuhan pembangunan daerah juga terus meningkat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra Sugiarta, menjelaskan beberapa sektor pajak telah menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Di antaranya Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Air Tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang telah melampaui target triwulan.
Meski demikian, BPHTB masih menjadi salah satu sektor yang memerlukan perhatian khusus. Hal itu karena realisasi penerimaan BPHTB sangat bergantung pada aktivitas transaksi jual beli tanah dan bangunan yang terjadi di masyarakat.
