Akun WhatsApp atau Instagram Bisa Diretas Kapan Saja! Begini Cara Mengamankannya Sebelum Terlambat

Akun WhatsApp atau Instagram Bisa Diretas Kapan Saja! Begini Cara Mengamankannya Sebelum Terlambat
Peretasan akun WhatsApp dan Instagram umumnya memanfaatkan kelengahan pengguna, bukan hanya kelemahan sistem. 
0 Komentar

KBEonline.id – Kasus peretasan akun WhatsApp dan Instagram masih sering terjadi. Modus yang digunakan pelaku pun semakin beragam, mulai dari mengirim tautan palsu, meminta kode OTP, hingga menyamar sebagai teman, kurir, atau pihak resmi.

Jika lengah, akun bisa diambil alih dalam hitungan menit dan digunakan untuk melakukan penipuan kepada kontak maupun pengikut kamu.

Kabar baiknya, sebagian besar kasus peretasan sebenarnya dapat dicegah dengan kebiasaan digital yang lebih aman.

Baca Juga:Baterai HP Cepat Habis Padahal Baru Dipakai? Kenali Tanda Battery Health Sudah Menurun Sebelum TerlambatBaterai HP Cepat Habis Padahal Baru Dipakai? Kenali Tanda Battery Health Sudah Menurun Sebelum Terlambat

Selain menggunakan kata sandi yang kuat, ada beberapa langkah penting yang sebaiknya dilakukan agar akun tetap terlindungi dari berbagai modus hacking.

Berikut delapan cara mengamankan akun WhatsApp dan Instagram yang bisa kamu terapkan mulai sekarang.

1. Aktifkan verifikasi dua langkah (Two-Factor Authentication)

Verifikasi dua langkah menjadi salah satu lapisan keamanan paling penting.

Pada WhatsApp, kamu dapat mengaktifkan PIN enam digit yang akan diminta saat nomor didaftarkan kembali.

Sementara di Instagram, aktifkan autentikasi dua faktor menggunakan aplikasi autentikator atau metode keamanan lain yang tersedia.

Dengan fitur ini, akun akan lebih sulit diambil alih meskipun kata sandi berhasil diketahui orang lain.

2. Jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun

Kode OTP bersifat rahasia dan hanya boleh digunakan oleh pemilik akun.

Baca Juga:Memori HP Selalu Penuh? Jangan Panik, Ini 8 Cara Mengosongkannya Tanpa Menghapus Aplikasi dan Foto PentingSusah Konsisten Menulis Jurnal Harian? Coba 8 Tips Ini, Stres Berkurang dan Ide Kreatif Mengalir

Jika ada seseorang yang mengaku sebagai teman, petugas layanan pelanggan, atau pihak WhatsApp maupun Instagram lalu meminta kode OTP, jangan pernah memberikannya.

Perusahaan resmi tidak akan meminta kode OTP melalui chat atau telepon.

3. Gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda

Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak, seperti tanggal lahir, nama sendiri, atau kombinasi angka sederhana.

Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Selain itu, gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun agar jika satu akun bocor, akun lainnya tetap aman.

4. Waspadai tautan yang mencurigakan

Pelaku sering mengirimkan tautan yang tampak meyakinkan untuk mencuri data login.

Sebelum mengklik tautan, periksa kembali alamat situs yang dituju. Jika berasal dari sumber yang tidak dikenal atau meminta kamu memasukkan data akun secara tiba-tiba, sebaiknya jangan dibuka.

0 Komentar