KBEONLINE.ID, KARAWANG – Masih lekat di ingatanku saat kecil, setiap kali libur sekolah tiba, ayah dan ibu selalu mengajakku berkunjung ke rumah nenek di Karawang. Perjalanan dari Bandung ke kota industri itu terasa panjang, tetapi ada yang selalu kutunggu sebelum benar-benar sampai ke rumah nenek. Sebuah bangunan besar yang saat itu masih terlihat asing berdiri megah di tengah pusat kota Karawang. Bangunan pertama yang terlihat gagah itu Technomart pusat belanja modern baru bagi warga Karawang saat itu. Bagiku yang masih kecil, bangunan itu sepertigerbang menuju petualangan setiap kali berkunjung ke Karawang.
Saat itu tahun 2012. Aku belum mengerti apa itu pusat perbelanjaan, apalagi industri ritel. Yang kutahu, setiap melewati gedung baru itu aku selalu meminta ayah berhenti sebentar. Aku ingin melihat lampu-lampunya, berjalan di lorong yang masih mengilap, naik eskalator berkali-kali, memandangi etalase toko, lalu membeli es krim sambil menggenggam tangan ayah. Saat itu dunia terasa begitu luas, jauh lebih besar daripada halaman rumah nenek yang selama ini menjadi tempatku bermain.
Setiap kali pulang ke Kota industri ini, kunjungan ke rumah nenek rasanya tidak pernah lengkap tanpa mampir ke mall itu. Kadang hanya membeli es krim, makan bersama keluarga, atau sekedar berjalan-jalan sebelum sore tiba. Nenek bahkan sering berkata ”Kalau cucu-cucu datang, pasti ujung-ujungnya minta ke KCP.” Kalimat sederhana itu kini terasa begitu hangat ketika dikenang.
Baca Juga:Jadwal Bioskop Trans TV 20 Juli 2026 Lengkap Sinopsis, Malam Ini Nonton Film Spectre dan John Wick: Chapter 3Lansia Tanpa Identitas Tewas Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Jalan Pacing Rengasdengklok
Ternyata, bukan hanya aku yang menyimpan kenangan itu. Ibu adalah prang yang paling banyak menyaksikan bagaimana hubunganku dengan KCP tumbuh sejak awal. Hampir setiap liburan sekolah, dialah yang mengajakku mampir sebelum atau sesudah mengunjungi rumah nenek.
”Ibu masih ingat waktu KCP pertama kali buka. Bangunannya masih baru, belum seramai sekarang. Setiap kita ke Karawang, kamu pasti minta berhenti padahal kadang cuman mau naik eskalator, lihat-lihat toko, lalu pulang lagi,” kenang ibu, sambil tertawa.
Menurut ibu, perubahan KCP terlihat jelas setiap kali kami pulang ke Karawang. Hampir setiap liburan selalu ada sesuatu yang berbeda. Bangunan bertambah, tenant semakin banyak, dan Kawasan Galuh Mas perlahan berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas Masyarakat.
