KBEONLINE.ID, KARAWANG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karawang sukses menjalankan amanah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sebagai pelaksana lapangan kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dipadukan dengan bazar UMKM di Lapangan Karangpawitan. Program yang digagas Bupati Karawang Aep Syaepuloh tersebut tidak hanya menyedot ribuan penonton, tetapi juga berhasil mendongkrak omzet pelaku UMKM hingga melampaui target.
Ketua Kadin Kabupaten Karawang, Aris Susanto, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan nobar dan bazar UMKM merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Selain Kadin, Pemkab Karawang juga menunjuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang sebagai pelaksana di lapangan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.
“Bukan hanya Kadin, tapi ada banyak pihak yang membantu hingga acara ini sukses,” kata Aris, Rabu (22/7/2026).
Baca Juga:District East Gandeng BNET Bangun Ekosistem Smart and Green Living di KarawangPasporia Kembali Digelar, Imigrasi Karawang Layani Pembuatan Paspor di Summarecon Emerald
Menurutnya, Kadin berupaya menjalankan arahan Bupati Karawang dengan memaksimalkan pemberdayaan UMKM melalui penyelenggaraan bazar selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Hasilnya, target omzet sebesar Rp1 miliar yang ditetapkan pemerintah daerah berhasil terlampaui dengan capaian mencapai Rp1,19 miliar.
“Penonton nobar membeludak membuat omzet UMKM naik. Ini yang menjadi harapan kami dalam memberdayakan UMKM,” ujarnya.
Aris menjelaskan tingginya antusiasme masyarakat tidak terlepas dari berbagai aktivitas yang disiapkan panitia. Selain menyaksikan pertandingan bersama, pengunjung juga dapat mengikuti tebak skor, permainan, hingga kuis berhadiah yang digelar sebelum pertandingan dimulai.
Menurutnya, jumlah penonton terus mengalami peningkatan sejak babak penyisihan hingga partai final. Pada laga puncak, jumlah pengunjung yang memadati Lapangan Karangpawitan bahkan mencapai lebih dari 10 ribu orang.
“Dari babak penyisihan hingga final penonton terus bertambah. Puncaknya saat final jumlahnya mencapai lebih dari sepuluh ribu orang yang datang,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmady, menyebut kolaborasi antara Pemkab Karawang, Kadin, dan PWI Karawang berhasil mewujudkan konsep nobar yang dipadukan dengan bazar UMKM.
Ia mengatakan konsep tersebut merupakan gagasan Bupati Karawang yang bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas pelaku usaha mikro selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.
Baca Juga:HUT ke-51, Pupuk Kujang Pentaskan Kolaborasi Tiga Dalang Asli CikampekPGN Karawang Genjot Pemanfaatan Gas Bumi, Bidik 1.693 Sambungan Rumah Baru pada 2026
“Saya sampaikan jika kegiatan nonton bareng dan bazar UMKM berhasil dilaksanakan. Kolaborasi nobar dan bazar UMKM merupakan ide Pak Bupati dan berhasil dilaksanakan,” kata Dindin.
