Akhirnya diputuskan untuk menanam deretan pohon peneduh di sepanjang sisi Jalan Raya Pos. Selain memberikan keteduhan bagi pengguna jalan, pepohonan tersebut juga berfungsi sebagai tempat beristirahat bagi kuda penarik kereta sekaligus membantu menjaga kondisi badan jalan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk perencanaan infrastruktur yang cukup maju pada masanya karena tidak hanya memikirkan pembangunan jalan, tetapi juga kenyamanan dan keberlanjutan penggunaannya dalam jangka panjang.
Mengapa Harus Pohon Asam Jawa?
Di tengah melimpahnya jenis pepohonan yang tumbuh di Nusantara, pemerintah kolonial Hindia Belanda ternyata tidak asal memilih tanaman untuk ditanam di sepanjang Jalan Raya Pos. Keputusan tersebut didasarkan pada berbagai pertimbangan teknis, ekonomi, hingga lingkungan. Saat itu, Belanda membutuhkan pohon yang mampu bertahan dalam kondisi iklim tropis Pulau Jawa yang dikenal memiliki musim kemarau cukup panjang dan curah hujan tinggi pada musim penghujan. Selain itu, pohon tersebut juga harus mampu tumbuh tanpa memerlukan perawatan intensif karena panjangnya jalur yang harus dihijaukan mencapai sekitar 1.000 kilometer dari Anyer hingga Panarukan. Jika memilih tanaman yang mudah mati atau membutuhkan penyiraman rutin, biaya pemeliharaan tentu akan sangat besar dan tidak efisien bagi pemerintah kolonial.
Tidak hanya soal ketahanan terhadap cuaca, usia pohon juga menjadi pertimbangan utama. Pemerintah kolonial menginginkan tanaman yang mampu bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun sehingga tidak perlu sering diganti. Pergantian pohon dalam jumlah besar tentu membutuhkan biaya, tenaga kerja, serta waktu yang tidak sedikit. Oleh karena itu, mereka mencari spesies yang memiliki daya tahan tinggi terhadap perubahan cuaca, serangan hama, maupun kondisi tanah yang berbeda-beda di sepanjang jalur transportasi. Dari hasil pengamatan dan pengalaman para ahli botani pada masa itu, pohon asam jawa dinilai memenuhi hampir seluruh persyaratan tersebut dibandingkan jenis pohon lainnya.
Baca Juga:Begini Caranya Nonton Live Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026Timnas Indonesia Wajib Juara Piala AFF 2026! John Herdman Bawa Skuad Terbaik dan Penuh Bintang
Selain faktor efisiensi, Belanda juga memperhitungkan fungsi jangka panjang pohon terhadap keberlangsungan infrastruktur jalan. Mereka tidak hanya membutuhkan tanaman peneduh, tetapi juga pohon yang dapat membantu menjaga kualitas badan jalan. Pohon asam jawa memiliki sistem akar yang kuat sehingga mampu memperkokoh tanah di tepi jalan, sementara tajuknya yang lebar memberikan keteduhan bagi para pejalan kaki, kusir, maupun kuda penarik kereta. Kombinasi berbagai keunggulan inilah yang akhirnya membuat asam jawa menjadi pilihan utama dan ditanam secara masif di berbagai ruas Jalan Raya Pos. Keputusan tersebut terbukti sangat efektif karena sebagian pohon yang ditanam sejak masa kolonial masih mampu bertahan hingga sekarang.
