Kenapa Belanda Menanam Pohon Asam Jawa di Pinggir Jalan? Ternyata Banyak Manfaatnya Sampai Sekarang

Pohon Asam Jawa di Jalan Raya Purwokerto Jawa Tengah
Pohon Asam Jawa di Jalan Raya Purwokerto Jawa Tengah
0 Komentar

Meski demikian, jumlah pohon asam jawa saat ini tidak lagi sebanyak pada masa lalu. Perkembangan kota, pelebaran jalan nasional, pembangunan jalur baru, proyek drainase, hingga pemasangan jaringan utilitas menyebabkan banyak pohon tua harus ditebang. Selain itu, faktor usia juga membuat sebagian pohon menjadi rapuh sehingga berpotensi tumbang ketika diterpa angin kencang atau hujan lebat. Demi alasan keselamatan pengguna jalan, beberapa pemerintah daerah akhirnya melakukan penebangan terhadap pohon-pohon yang dinilai sudah membahayakan.

Sebagai penggantinya, sejumlah daerah melakukan program penghijauan kembali. Namun, tidak semuanya menggunakan pohon asam jawa. Kini pemerintah daerah lebih banyak memilih pohon seperti trembesi, mahoni, atau angsana karena pertumbuhannya jauh lebih cepat dan mampu memberikan keteduhan dalam waktu yang lebih singkat. Meski begitu, pohon asam jawa tetap dianggap sebagai salah satu jenis pohon peneduh terbaik karena memiliki umur yang jauh lebih panjang, batang yang kuat, serta sistem akar yang mampu menjaga kestabilan tanah di sekitar jalan.

Menjadi Warisan Sejarah Sekaligus Ruang Hijau

Saat ini, deretan pohon asam jawa bukan lagi sekadar tanaman yang tumbuh di pinggir jalan. Keberadaannya telah menjadi bagian dari warisan sejarah yang merekam perjalanan panjang pembangunan infrastruktur di Pulau Jawa. Setiap batang pohon yang masih berdiri menjadi saksi bisu perubahan zaman, mulai dari masa kereta kuda, kendaraan kolonial, hingga era kendaraan modern yang melintas setiap hari. Banyak peneliti sejarah maupun pemerhati lingkungan menilai bahwa keberadaan pohon-pohon tersebut layak dipertahankan karena memiliki nilai historis yang sangat tinggi.

Baca Juga:Begini Caranya Nonton Live Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026Timnas Indonesia Wajib Juara Piala AFF 2026! John Herdman Bawa Skuad Terbaik dan Penuh Bintang

Dari sisi lingkungan, manfaat pohon asam jawa juga masih sangat besar hingga sekarang. Tajuknya yang lebat membantu menurunkan suhu udara di sekitar jalan, menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis burung dan satwa kecil. Akar yang kuat juga tetap berperan menjaga struktur tanah agar tidak mudah terkikis ketika hujan deras datang. Di tengah meningkatnya suhu perkotaan akibat pembangunan yang masif, keberadaan pohon-pohon tua seperti ini justru menjadi aset lingkungan yang semakin berharga.

0 Komentar