“Hari ini adalah deklarasi bahwa saya menyatakan sikap untuk mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Karang Baru,” katanya.
Alpian mengusung visi menghadirkan pemerintah desa yang lebih dekat dengan masyarakat melalui peningkatan pelayanan dasar. Ia menawarkan empat program prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pembangunan infrastruktur.
Di bidang pendidikan, ia ingin pemerintah desa lebih aktif memfasilitasi kebutuhan masyarakat. Sementara pada sektor kesehatan, ia berkomitmen memperkuat pelayanan bagi warga.
Baca Juga:DUKUNG Inovasi BENING Puskesmas Setu 1, untuk Warga agar Dapat Air yang Sehat dan Aman PENTING DIKETAHUI, Mulai 1 Agustus 2026 RSUD Karawang Utamakan Pasien yang Daftar Rawat Jalan via Mobile JKN
Untuk bidang ekonomi, Alpian menyoroti persoalan lapangan pekerjaan yang masih menjadi keluhan masyarakat. Menurutnya, pemerintah desa akan mengoptimalkan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), BUMDes, maupun koperasi untuk membantu membuka akses kerja bagi warga, terlebih Desa Karang Baru berada di kawasan yang dikelilingi industri.
“Insya Allah nanti desa akan mengakomodir masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan agar bisa terserap di dunia industri,” ujarnya.
Pada sektor infrastruktur, ia berjanji pembangunan akan dilakukan secara merata di tiga dusun dengan prinsip transparan dan terbuka.
Mengusung slogan “Pemimpin Baru Karang Baru, Waktunya yang Muda Memimpin”, Alpian mengatakan tagline tersebut bukan sekadar menonjolkan faktor usia, melainkan semangat membangun kebersamaan untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat.
Ia mengaku telah melakukan silaturahmi kepada tokoh masyarakat dan warga di tiga dusun sejak Januari 2026. Berbekal aktivitas sosialnya sebagai Ketua Karang Taruna selama lebih dari tiga tahun, Alpian optimistis mendapat dukungan masyarakat pada Pilkades nanti.
“Dari hasil kunjungan, saya melihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Mereka memiliki harapan adanya pembaruan untuk Desa Karang Baru,” pungkasnya.
Disisi lain, sebanyak delapan dari 11 desa di Kecamatan Cikarang Utara akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Saat ini, tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa masih berlangsung sehingga jumlah peserta yang akan bertarung belum dapat dipastikan.
Baca Juga:Jadi Bang Jago dan Keroyok Orang, Anggota Dewan Bekasi Resmi DitahanJadi Bang Jago dan Keroyok Orang, Anggota Dewan Bekasi Resmi DItahan
Camat Cikarang Utara, Enop Can, mengatakan proses pendaftaran bakal calon kepala desa di wilayahnya berjalan sesuai tahapan. Sejumlah warga telah mengambil maupun menyerahkan berkas pendaftaran di masing-masing desa.
“Alhamdulillah untuk Pilkades Serentak 2026 di Cikarang Utara, dari 11 desa yang ada, sebanyak delapan desa melaksanakan Pilkades. Saat ini tahapan pendaftaran sudah berjalan dan sudah ada beberapa bakal calon kepala desa yang mendaftarkan diri di masing-masing desa,” ujar Enop Can.
