PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura, Bina Teater Anak Nelayan hingga ke Festival

PHE ONWJ
Program ini menjadi bagian dari upaya PHE ONWJ mendorong generasi muda tetap mencintai budaya lokal di tengah perkembangan zaman, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.
0 Komentar

KBEONLINE.ID, KARAWANG – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian seni dan budaya masyarakat pesisir Pantai Utara (Pantura) melalui pembinaan kelompok teater anak-anak nelayan di Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, serta dukungan terhadap penyelenggaraan Festival Sawangan Petengan ke-4 di Desa Blanakan, Kabupaten Subang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendorong generasi muda tetap mencintai budaya lokal di tengah perkembangan zaman, sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui berbagai kegiatan seni dan budaya.

Salah satu bentuk dukungan PHE ONWJ diwujudkan melalui pembinaan Teater Sacila (Satu Cilamaya), kelompok teater yang beranggotakan siswa-siswi SMAN 1 Cilamaya. Kelompok ini dikenal sebagai salah satu teater pelajar berprestasi di Kabupaten Karawang hingga tingkat Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga:Usai Terima Laporan Nelayan, PHE ONWJ Pastikan Operasional di Perairan Karawang Tetap AmanDitunjuk Bupati, Kadin Karawang Sukses Gelar Nobar Piala Dunia dan Bazar UMKM, Omzet Tembus Rp1,19 Miliar

Keunikan Teater Sacila terletak pada konsistensinya menggunakan bahasa Sunda dalam setiap pementasan sebagai upaya melestarikan bahasa dan budaya daerah.

Selama setahun terakhir, PHE ONWJ telah mendukung dua pementasan Teater Sacila. Pertama, lakon “Tuntungna Tunggara” karya Ayi G. Sasmita yang dipentaskan dalam pertunjukan bertema “Kalau Bukan Kita, Lalu Siapa?” di Panggung Terbuka SMAN 1 Cilamaya pada April 2026.

Selanjutnya, dukungan kembali diberikan pada pementasan lakon “Kalangsu”, juga karya Ayi G. Sasmita, yang tampil dalam Festival Teater Pelajar Basa Sunda di Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang pada 25 Juli 2026.

Kedua pertunjukan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan pelajar. Bahkan, pementasan Kalangsu berhasil meraih Juara II Festival Teater Pelajar Basa Sunda 2026 tingkat Kabupaten Karawang, membuktikan kemampuan anak-anak pesisir mampu bersaing dalam dunia seni pertunjukan.

Selain pembinaan teater, PHE ONWJ juga berpartisipasi dalam penyelenggaraan Festival Sawangan Petengan Ke-4 yang berlangsung pada Mei 2026 di Desa Blanakan, Kabupaten Subang.

Festival tersebut merupakan kolaborasi Sanggar Kotret Pantura Subang bersama Pemerintah Desa Blanakan dan Karang Taruna setempat.

Sawangan merupakan layang-layang tradisional berukuran lebih dari lima meter yang dipadukan dengan petengan, alat menyerupai busur yang menghasilkan bunyi khas ketika diterpa angin. Tradisi ini menjadi salah satu warisan budaya masyarakat agraris pesisir utara yang dahulu digunakan untuk mengusir hama padi.

0 Komentar