Mengejutkan! Paul Munster Tinggalkan Bhayangkara FC Sebelum Musim Baru

Paul Munster
Paul Munster Pastikan Bertahan, Siap Bawa Bhayangkara FC Melangkah Lebih Tinggi
0 Komentar

kbeonline.id Bhayangkara Presisi Lampung FC membuat keputusan mengejutkan menjelang bergulirnya Super League 2026/27. Klub resmi berpisah dengan pelatih kepala Paul Munster pada Selasa (11/8/2026) malam, meski kompetisi musim baru tinggal kurang dari satu bulan lagi.

Manajemen Bhayangkara FC mengumumkan perpisahan tersebut melalui media sosial klub dengan pesan singkat. “Terima kasih, Coach Paul Munster,” tulis pernyataan resmi The Guardian.

Munster Tinggalkan Bhayangkara dengan Catatan Positif

Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Munster baru saja membawa Bhayangkara FC mencatatkan prestasi impresif pada musim sebelumnya. Berstatus sebagai tim promosi, The Guardian mampu mengakhiri Super League 2025/26 di posisi kelima klasemen.

Baca Juga:Kabar Baik Jelang Super League 2026/27, Suporter Away Kembali DiizinkanFilip Stamenkovic Jadi Rekrutan Asing Kelima Garudayaksa FC

Bhayangkara mengoleksi 53 poin dari 34 pertandingan dengan selisih gol +8. Mereka bahkan mampu finis di atas sejumlah tim yang memiliki jumlah poin sama, termasuk Malut United FC dan Dewa United Banten FC.

Munster juga sempat mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian tersebut. Pelatih asal Irlandia Utara itu menyoroti keberhasilan tim menembus lima besar, meraih enam kemenangan beruntun, hingga dirinya masuk nominasi Coach of the Year.

“Musim 2025/26 telah berakhir dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dibangun oleh grup ini sepanjang tahun,” tulis Munster melalui akun Instagram pribadinya.

Persiapan Musim Baru Sudah Berjalan

Perpisahan ini semakin mengejutkan karena Bhayangkara FC sebenarnya telah memulai persiapan menuju musim 2026/27. Skuad yang diperkuat Moussa Sidibe dan kawan-kawan diketahui sudah menjalani latihan pramusim sejak 23 Juli lalu.

Dengan kepergian Munster, Bhayangkara FC kini harus segera menentukan pelatih baru untuk melanjutkan persiapan tim. Waktu yang tersedia juga semakin terbatas sebelum kompetisi resmi dimulai.

Keputusan tersebut menjadi perubahan besar bagi The Guardian setelah musim perdana mereka usai promosi berjalan cukup sukses di bawah arahan Munster.

0 Komentar