KBEONLINE.ID, BEKASI – Aksi penjambretan terjadi di Perumahan Bumi Cikarang Makmur, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Seorang perempuan menjadi korban setelah tas berisi uang tunai dan sejumlah perhiasan emas dirampas dua pria yang berboncengan sepeda motor.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/8) sekitar pukul 20.00 WIB, saat korban bersama suaminya, Nurdin, baru selesai menutup toko tempat mereka berdagang.
Saat hendak pulang dan menyeberang jalan, korban berjalan lebih dulu di depan suaminya. Tiba-tiba, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor memotong jalan korban.
Baca Juga:Kekeringan Meluas, 65.659 Warga Bekasi Krisis Air BersihUpdate Terbaru Harga Emas Antam Hari Ini: Stagnan di Angka Rp2,725 Juta per Gram, Buybacknya Berapa?
Salah seorang pelaku kemudian merampas tas yang dibawa korban. Di dalam tas tersebut terdapat uang hasil usaha sekitar Rp8 juta serta sejumlah perhiasan emas.
“Ya, hasil usaha warung biasanya itu sekitar Rp8 juta. Cuma di situ ada emas, itu dibawa semua. Kurang lebih kisaran Rp50 jutaan,” ujar Nurdin, Kamis 20 Agustus 2026.
Korban sempat berusaha mempertahankan tas miliknya. Tarik-menarik pun terjadi antara korban dengan pelaku. Namun, korban akhirnya melepaskan tas tersebut setelah salah seorang pelaku mengancam menggunakan benda tajam yang menyerupai pedang.
“Sempat mengancam ngebacoknya. Tenaga perempuan kan beda, terus dia juga kaget posisinya,” ungkap Nurdin.
Selain kehilangan barang berharga, tangan korban mengalami luka memar akibat benturan saat berusaha melawan pelaku.
Nurdin mengaku sempat mengejar kedua pelaku setelah aksi penjambretan tersebut. Ia memburu pelaku hingga ke area samping toko material yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Namun, upayanya gagal. Kedua pelaku berhasil melarikan diri dan lolos dari kejaran.
Baca Juga:Kemenag Karawang Satukan Tasyakur Kemerdekaan dan Maulid Nabi, Santuni Yatim hingga Petugas KebersihanBupati Karawang Aep Syaepuloh Ajak ASN dan Pengusaha Salurkan Bantuan Musibah NTT Lewat BAZNAS
“Kondisi lingkungan lumayan ramai. Anak-anak kecil itu mereka bermain di pinggir. Selang kejadian itu, si penjambret sudah lolos dari kejaran saya,” katanya.
Atas kejadian tersebut, Nurdin kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Cikarang Selatan. Ia juga menyerahkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi sebagai bahan penyelidikan polisi.
Nurdin berharap polisi segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Ia juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika membawa uang atau barang berharga.
