“Ya wallahu a’lam. Saya tidak merasa mempunyai salah dengan siapa pun. Perasaan hidup saya, tutur sapa bahasa, saya biasa-biasa saja karena memang saya juga orang kampung,” ujarnya.
Walim juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana Pilkades. Ia menegaskan setiap warga memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan politiknya.
“Namanya juga pertarungan politik. Yang penting saya tekankan kepada masyarakat, jangan terprovokasi oleh suara-suara yang menjurus tidak menguntungkan kita semua,” katanya.
Baca Juga:Jadwal Film Bioskop Trans TV Malam Ini 25 Agustus 2026 Lengkap Sinopsis, Ada The Ambush dan MosulKeren, Tim PKM UNSIKA Olah Eceng Gondok Jadi Filter Penghasil Air Bersih bagi UMKM di Pesisir Karawang
Ia berharap Pilkades Karangpatri dapat menjadi momentum memilih pemimpin yang mampu membawa desa ke arah yang lebih baik, termasuk dalam upaya mengurangi kemiskinan, kebodohan, dan kenakalan di masyarakat.
“Silakan saja, sah-sah saja mau milih si A, mau milih si B. Namanya juga pertarungan politik,” tandasnya. (Iky)
