KBEONLINE.ID – Punya pengalaman kerja bagus belum tentu membuat seseorang langsung dipanggil interview.
Salah satu penyebabnya bisa datang dari dokumen yang menjadi pintu pertama menuju proses rekrutmen, yakni Curriculum Vitae (CV).
Di tengah proses rekrutmen digital, perusahaan semakin banyak menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) untuk membantu mengelola lamaran yang masuk.
Baca Juga:Interview Online Grogi? Ini 13 Trik Menjawab Pertanyaan Jebakan HRD agar Peluang Diterima Kerja Naik12 Tips Mengatasi HP Overheat dan Lag Saat Dipakai Main Game Mobile Legends atau PUBG
Sistem ini dapat digunakan untuk menyaring dan mengelompokkan CV berdasarkan informasi serta kata kunci yang berkaitan dengan posisi yang dibutuhkan.
Artinya, CV yang terlihat menarik secara visual belum tentu menjadi pilihan terbaik.
CV dengan desain terlalu rumit, informasi penting yang sulit dibaca, penggunaan tabel berlebihan atau elemen grafis yang mengganggu justru berpotensi menyulitkan sistem membaca isi dokumen.
Karena itu, pencari kerja perlu menemukan keseimbangan antara CV yang mudah dibaca mesin dan tetap nyaman dibaca manusia.
Lantas, bagaimana cara membuat CV ATS-friendly tanpa membuatnya terlihat membosankan?
Berikut 13 cara bikin cv ats friendly dan hindari 5 kesalahan desain ini dikutip dari YouTube Vinaa Senin, (31/8/2026).
1. Pilih Format CV yang Sederhana
Prinsip pertama CV ATS-friendly adalah sederhana.
Jangan menganggap CV harus dipenuhi warna, ikon, grafik, atau berbagai ornamen agar terlihat profesional.
Gunakan struktur yang jelas dengan bagian seperti:
– Nama dan kontak- Profil singkat- Pengalaman kerja- Pendidikan- Keahlian- Sertifikasi atau pencapaian jika relevan
Baca Juga:12 Spesifikasi Wajib PC yang Harus Disiapkan Saat Mau Main Game AAA 2026 Tanpa Drama Frame DropJangan Asal Kirim CV! Ini 12 Website Loker Terpercaya di Indonesia yang Wajib Diburu Fresh Graduate
Struktur seperti ini membuat informasi lebih mudah ditemukan oleh recruiter sekaligus lebih mudah diproses sistem.
2. Gunakan Kata Kunci dari Lowongan Pekerjaan
Ini salah satu bagian terpenting.
Sebelum membuat CV, baca kembali deskripsi pekerjaan yang diberikan perusahaan.
Perhatikan istilah yang berulang, terutama yang berkaitan dengan:
– posisi;- keterampilan;- software;- sertifikasi;- pengalaman;- tanggung jawab pekerjaan.
Jika perusahaan mencari kandidat dengan kemampuan “social media management”, misalnya, gunakan istilah tersebut jika memang sesuai dengan pengalaman Anda.
Jangan menggantinya dengan istilah yang terlalu jauh seperti “jago media sosial”.
ATS maupun recruiter perlu menemukan informasi yang relevan secara jelas.
3. Jangan Menggunakan Satu CV untuk Semua Lowongan
