10. Soto Gempol
Selain soto tangkar, Karawang juga memiliki kuliner soto gempol. Makanan khas Karawang ini memiliki tampilan yang hampir sama dengan soto Betawi. Namun, kuah dari soto gempol berwarna lebih kuning. Ada banyak varian isian, mulai dari aya, babat, hingga usus. Atau anda juga bisa memilih semua isian tersebut. Soto gempol biasanya dihidangkan dengan tambahan toping daun bawang dan emping agar lebih sedap dan gurih.
11. Dodong Hideung
Makanan khas kota Karawang ini memiliki rasa yang legit dan banyak digemari oleh masyarakat. Makanan ini terbuat dari bahan utama ketan yang dicampur denga santan. Dodong Hideung ternyata sudah tercatat di UNESCO sebagai salah satu warisan budaya dunia. Bahkan dari pemerintah setempat, ada upaya untuk memodifikasikan kuliner ini agar terlihat lebih menarik. Sehingga bisa dinikmati di berbagai tempat, termasuk di restoran maupun hotel.
12. Semprong Karawang
Makanan khas Karawang selanjutnya adalah semprong. Makanan ini terbuat dari telur, tepung beras, santan dan gula pasir. Bentuknya bulat memanjang dengan warna kuning seperti kue jepit. Camilan ini memilki rasa yang gurih, renyah dan manis. Cara mengolahnya dengan dimasak di atas bara api. Anda bisa membawa makanan ini sebagai oleh-oleh. Semprong sangat cocok dinikmati ketika santai baik pas menonton TV, maupun saat berkumpul bersama keluarga.
13. Jojongkong
Baca Juga:Penderita Asam Urat Wajib Simak! Ini Dia 5 Makanan Tinggi Purin yang Perlu DihindariPemanfaatan AI Harus Tetap Berpijak pada Etika, Hukum, dan Kontrol Manusia
Kuliner yang satu ini terbuat dari tepung kanji, tepung ketan, dan tepung beras. Makanan ini biasanya memiliki isian berupa daging kelapa muda dan gula merah. Jojongkong dibungkus menggunakan daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus di atas dandang. Makanan yang satu ini sangat cocok bagi para pecinta makanan manis. Jangan sampai melewatkannya ketika berkunjung ke Karawang.
14. Ali Agrem
Ali Agrem merupakan salah satu makanan tradisional khas Karawang yang masih bisa dijumpai hingga sekarang. Makanan ini memiliki bentuk seperti donat dengan warna lebih coklat. Warna ini diakibatkan karena adonan ali agrem terbuat dari gula merah. Disebut dengan ali agream karena bentuknya seperti cincin yang dalam bahasa Sunda dinamai ali. Kue ali agrem memiliki rasa yang manis dan legit.
