KBEONLINE.ID – Menghafal pelajaran sering menjadi tantangan bagi pelajar maupun mahasiswa.
Tidak sedikit orang yang sudah membaca buku berulang kali, menghabiskan waktu berjam-jam untuk belajar, tetapi justru kesulitan mengingat materi ketika menghadapi ujian.
Kondisi tersebut bisa terjadi karena metode belajar yang digunakan kurang tepat.
Baca Juga:Sedang Bangun atau Renovasi Rumah? 13 Toko Bangunan di Jatiasih Ini Layak Masuk DaftarRumah Bau Asap Rokok Bikin Pengap? Ini 13 Cara Ampuh Menghilangkannya Tanpa Harus Renovasi!
Membaca materi secara terus-menerus memang membuat seseorang merasa familier dengan informasi, tetapi belum tentu membuatnya mampu mengingat kembali tanpa melihat buku.
Penelitian dalam bidang psikologi kognitif menunjukkan bahwa beberapa teknik, seperti latihan mengingat kembali informasi (retrieval practice) dan pengulangan materi secara berkala (spaced practice), dapat membantu meningkatkan daya ingat jangka panjang.
Karena itu, belajar tidak harus selalu dilakukan dengan menghafalkan seluruh isi buku. Ada sejumlah strategi yang bisa diterapkan agar materi lebih mudah dipahami dan diingat.
Berikut 13 cara menghafal pelajaran agar tidak cepat lupa dikutip dari laman The Athletic Senin, (2/11/2026).
1. Gunakan Teknik Active Recall
Salah satu cara yang bisa dicoba adalah active recall, yaitu berusaha mengingat informasi tanpa terus-menerus melihat buku atau catatan.
Setelah membaca satu materi, tutup buku kemudian coba jelaskan kembali apa yang baru saja dipelajari.
Misalnya, setelah membaca tentang sistem pernapasan manusia, coba sebutkan organ-organ yang terlibat beserta fungsinya tanpa melihat buku.
Baca Juga:Sepatu Putih Mulai Menguning? Catat 13 Jasa Cuci Sepatu di Cibitung IniBaju Putih Menguning Jangan Langsung Dibuang! Ini 13 Cara Menghilangkan Nodanya
Jika ada bagian yang terlupa, buka kembali materi tersebut dan pelajari bagian yang belum dikuasai.
2. Terapkan Metode Spaced Repetition
Jangan menghafalkan seluruh materi hanya dalam satu waktu. Cobalah mengulang pelajaran dengan memberikan jeda antarsesi belajar.
Contohnya, materi yang dipelajari hari ini bisa diulang kembali besok, kemudian tiga hari berikutnya, satu minggu kemudian, dan seterusnya.
Teknik ini dikenal sebagai spaced repetition. Pengulangan yang tersebar dalam beberapa waktu membantu memperkuat ingatan dibandingkan mempelajari seluruh materi secara sekaligus menjelang ujian.
3. Buat Catatan dengan Bahasa Sendiri
Mencatat ulang seluruh isi buku terkadang justru menghabiskan waktu.
Agar lebih efektif, tuliskan inti materi menggunakan bahasa sendiri. Pilih informasi penting, seperti pengertian, rumus, tanggal, nama tokoh, dan hubungan antarperistiwa.
