KBEOnline, JAKARTA – Di era di mana laporan keberlanjutan (sustainability report) menjadi syarat mutlak persaingan bisnis global, penyedia jasa logistik tak lagi sekadar dituntut mengirim barang tepat waktu. Industri kini menagih bukti nyata: seberapa bersih rantai pasok yang digunakan?
Menjawab tantangan tersebut, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mengambil langkah mendasar lewat akselerasi Green Freight Service. Langkah ini menempatkan angkutan kereta api kontainer bukan hanya sebagai urat nadi distribusi multikomoditas, melainkan juga solusi dekarbonisasi yang terukur dan transparan.
Lewat kombinasi strategi hijau, ekspansi angkutan ekspor-impor, dan akuisisi klien baru, KAI Logistik membidik pertumbuhan pendapatan rata-rata (CAGR) sebesar 8,5%, dengan proyeksi nilai bisnis mencapai Rp568,4 miliar pada tahun 2029.
Baca Juga:Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2026 Dibuka, Simak Syarat dan Cara PendaftarannyaBaznas RI dan PNM Hadirkan 'Lansiapreneur', Ubah Panti Jompo Jadi Wadah Wirausaha
Menjawab Kebutuhan Transparansi Emisi Dunia Industri
Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menegaskan bahwa pergeseran fokus ke Green Freight Service lahir dari dinamika kebutuhan pasar yang kian kritis terhadap isu lingkungan.
“Seiring berkembangnya tuntutan pengungkapan kinerja lingkungan dalam rantai pasok, pelanggan membutuhkan data emisi dari penyedia jasa logistik untuk mendukung pengukuran jejak karbon, penyusunan laporan keberlanjutan, serta pencapaian target dekarbonisasi perusahaan,” ungkap Yuskal di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Untuk menjamin akurasi data, KAI Logistik mengadopsi standar internasional ISO 14083. Metodologi ini digunakan untuk mengukur dan melaporkan emisi gas rumah kaca secara komprehensif di seluruh rantai operasional:
- Perjalanan Kereta Api: Pengukuran emisi dari moda utama rel.
- Operasional Terminal: Aktivitas bongkar muat dan pergudangan.
- Distribusi First & Last Mile: Pengangkutan awal dan akhir hingga ke tangan konsumen.
Senjata Utama: Carbon-Labelled Freight dan Kalkulator Emisi
Sebagai keunggulan kompetitif di pasar nasional, KAI Logistik menghadirkan konsep carbon-labelled freight. Fitur ini memberikan transparansi berupa sertifikat emisi resmi untuk setiap pengiriman barang.
Tak berhenti di situ, perusahaan telah meluncurkan kalkulator emisi untuk jalur antar-stasiun. Inovasi digital ini membantu pelanggan korporasi untuk:
- Mendapatkan visibilitas penuh terhadap dampak lingkungan dari rantai distribusinya.
- Menemukan poin-poin krusial untuk langkah mitigasi karbon.
- Mengevaluasi dan beralih ke moda transportasi yang lebih efisien serta ramah lingkungan.
