Cicilan Menumpuk Bikin Pusing? 12 Trik Mengatur Keuangan agar Dompet Tak Jebol

Mengatur keuangan saat memiliki banyak cicilan membutuhkan perencanaan yang matang. 
Mengatur keuangan saat memiliki banyak cicilan membutuhkan perencanaan yang matang. 
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Memiliki banyak cicilan sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam mengatur keuangan bulanan.

Mulai dari angsuran kendaraan, kredit rumah, pinjaman online, hingga tagihan PayLater, semuanya membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit.

Situasi tersebut bisa semakin sulit ketika penghasilan yang diterima setiap bulan tidak mengalami peningkatan, sementara kebutuhan hidup terus berjalan.

Baca Juga:Liburan Akhir Tahun Tak Harus Mahal! Ini 12 Destinasi Wisata Bogor yang Bisa Dikunjungi dengan Budget MinimMid-Week Slump Bisa Ganggu Produktivitas, Ini 13 Cara Mengembalikan Semangat Kerja

Akibatnya, sebagian masyarakat terpaksa mengurangi pengeluaran penting, menggunakan tabungan, bahkan mengambil pinjaman baru untuk membayar kewajiban sebelumnya.

Padahal, kebiasaan gali lubang tutup lubang dapat membuat kondisi keuangan semakin sulit dikendalikan.

Lantas, bagaimana cara mengatur keuangan ketika cicilan sudah terlanjur menumpuk?

Berikut 12 langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kondisi finansial tetap terkendali.

1. Catat Seluruh Cicilan yang Masih Berjalan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui seluruh kewajiban keuangan yang masih harus dibayar.

Jangan hanya mengingat cicilan besar seperti KPR atau kendaraan. Tagihan kecil dari kartu kredit, PayLater, maupun pinjaman lainnya juga harus dicatat.

Buat daftar yang berisi nama kreditur, jumlah sisa utang, nominal cicilan bulanan, suku bunga atau biaya, serta tanggal jatuh tempo.

Dengan mengetahui seluruh kewajiban tersebut, seseorang dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangannya.

Baca Juga:Motor Listrik Makin Ramai, Ini 13 Kelebihan Bagasi Skutik Bensin yang Masih Sulit TergantikanJangan Asal Checkout! 13 Trik Sederhana Ini Bisa Menyelamatkan Dompet dari Kebiasaan Boros

Pencatatan ini juga membantu menghindari keterlambatan pembayaran akibat lupa tanggal jatuh tempo.

2. Hitung Rasio Cicilan terhadap Penghasilan

Setelah seluruh cicilan dicatat, langkah berikutnya adalah menghitung berapa besar pendapatan yang digunakan untuk membayar utang.

Caranya cukup sederhana, yakni membagi total cicilan bulanan dengan penghasilan bulanan, kemudian dikalikan 100 persen.

Sebagai contoh, seseorang memiliki penghasilan Rp5 juta per bulan dengan total cicilan Rp1,5 juta.

Artinya, sekitar 30 persen penghasilannya digunakan untuk membayar cicilan.

Jika total cicilan sudah melebihi angka tersebut, kondisi keuangan perlu dievaluasi agar kebutuhan pokok tidak terganggu.

3. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Mengatur keuangan ketika memiliki banyak cicilan tidak cukup hanya dengan mengandalkan perkiraan.

Seseorang perlu membuat anggaran bulanan yang mencakup seluruh pemasukan dan pengeluaran.

Prioritaskan kebutuhan pokok seperti makanan, tempat tinggal, listrik, transportasi, biaya pendidikan, serta kewajiban cicilan.

0 Komentar