Jangan Asal Checkout! 13 Trik Sederhana Ini Bisa Menyelamatkan Dompet dari Kebiasaan Boros

Kebiasaan membeli barang secara spontan tanpa mempertimbangkan
Kebiasaan membeli barang secara spontan tanpa mempertimbangkan kebutuhan dapat membuat pengeluaran bulanan membengkak.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Kebiasaan belanja impulsif sering kali menjadi salah satu penyebab pengeluaran seseorang sulit dikendalikan.

Tanpa perencanaan matang, seseorang bisa mengeluarkan uang untuk membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya karena tergiur diskon, promo terbatas, atau melihat produk menarik di media sosial.

Fenomena ini semakin mudah ditemukan seiring berkembangnya layanan belanja online.

Berbagai marketplace menawarkan kemudahan transaksi, mulai dari fitur checkout instan, gratis ongkir, potongan harga, hingga metode pembayaran yang membuat seseorang tidak perlu mengeluarkan uang secara langsung.

Baca Juga:13 Bengkel Motor di Jatisampurna Bekasi, Ada yang Buka Sampai Malam!Cari Semen, Besi hingga Keramik di Setu? Catat 13 Toko Bangunan Ini

Akibatnya, tidak sedikit orang baru menyadari pengeluarannya membengkak setelah memeriksa saldo rekening atau tagihan pembayaran.

Belanja impulsif sendiri merupakan perilaku membeli barang atau jasa secara spontan tanpa melalui pertimbangan yang cukup matang.

Sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Marketing Science yang melibatkan lebih dari 75.000 konsumen menemukan bahwa keputusan belanja impulsif dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi emosional, dorongan pribadi, ketersediaan uang, hingga strategi pemasaran.

Agar kondisi keuangan tetap terkendali, ada sejumlah kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan untuk mengurangi perilaku konsumtif.

Berikut 13 cara menghindari kebiasaan belanja impulsif yang bisa mulai dilakukan dalam kehidupan sehari-hari dikutip dari YouTube Theo Derick Selasa, (3/11/2026).

1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Langkah pertama untuk menghindari belanja impulsif adalah memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan merupakan sesuatu yang harus dipenuhi untuk menunjang kehidupan sehari-hari, seperti makanan, biaya transportasi, perlengkapan kerja, dan tagihan bulanan.

Baca Juga:Daftar 13 Tempat Cuci Sepatu di Cipendawa Bekasi, Ada yang Bisa Antar-Jemput!Cari Martabak Enak di Jatiwaringin? 13 Tempat Ini Punya Pilihan Manis hingga Martabak Telur

Sementara itu, keinginan lebih berkaitan dengan kepuasan pribadi, seperti membeli pakaian baru meskipun lemari masih penuh atau mengganti ponsel yang sebenarnya masih berfungsi dengan baik.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut menekankan pentingnya memahami perbedaan kebutuhan dan keinginan sebagai bagian dari pengelolaan keuangan.

Dengan memahami keduanya, seseorang dapat menentukan pengeluaran mana yang harus didahulukan.

2. Buat Anggaran Belanja Bulanan

Membuat anggaran menjadi salah satu cara efektif untuk mengendalikan pengeluaran.

Sebelum menerima gaji atau penghasilan bulanan, cobalah membagi uang berdasarkan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Misalnya, untuk kebutuhan pokok, transportasi, tagihan, tabungan, dana darurat, hingga anggaran hiburan.

0 Komentar