Guru Ngaji Cabul Ini Setubuhi Belasan Santriwati, 2 Pekan Melarikan Diri Akhirnya Dibekuk Saat Ngumpet di Perkebunan

Guru Ngaji Cabul Ini Setubuhi Belasan Santriwati, 2 Pekan Melarikan Diri Akhirnya Dibekuk Saat Ngumpet di Perkebunan
Guru Ngaji Cabul Ini Setubuhi Belasan Santriwati, 2 Pekan Melarikan Diri Akhirnya Dibekuk Saat Ngumpet di Perkebunan
0 Komentar

KBEONLINE.ID– Guru Ngaji cabul ini setubuhi belasan santriwati, 2 Pekan Melarikan Diri Akhirnya Dibekuk Saat Ngumpet di Perkebunan.

Abah alias OS nama inisial predator anak ini. Ia adalah oknum guru ngaji  yang tega mencabuli belasan santriwatinya akhirnya ditangkap setelah sempat dinyatakan buron selama dua pekan.

Dilansir dari laman pasundanekpres.id Abah berusia 46 tahun, Ia merupakan warga Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, berhasil dibekuk Satreskrim Polres Purwakarta dalam tempo 14 hari.

Baca Juga:Tutup Tahun 2023, DPPKB Karawang Optimis Serapan Anggaran Capai 100 PersenSelama Tahun 2023, Disperkimtan Kabupaten Bekasi Realisasikan Ribuan Rulahu

Abah dipersangkakan kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap belasan anak didik ngajinya. Penetapan itu berdasarkan alat bukti dan keterangan para korban.

Setelah penangkapan pelaku cabul, Kapolres Purwakarta AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, tersangka ditangkap setelah pihaknya menetapkan OS dalam daftar pencarian orang (DPO).

Abah  ditangkap di tempat persembunyiannya di sekitar Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. “Abgah atau OS ditangkap pada Senin 25 Desember 2023, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari oleh anggota Satreskrim Polres Purwakarta dan Bhabinkamtibmas Polsek Pasawahan. OS ditangkap di sebuah perkebunan di wilayah Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta,” kata Edwar kepada wartawan, Senin (25/12).

Setelah penangkapan  polisi  langsung membawa OS alias Abah ke Polres Purwakarta guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Untuk alasan pelaku melakukan aksi bejad tersebut masih kita dalami. Dan kemungkinan ada korban lain, saat ini masih kita lakukan pendalaman,” ujar Edwar.

Berdasarkan pemeriksaan maupun laporan para korban,  jumlah korban masih 15 orang. Meski begitu, kemungkinkan akan bertambah karena aksi pelaku sudah berlangsung selama empat tahun.

“Sampai saat ini masih 15 orang korban, empat di setubuhi dan 11 dicabuli, namun kami masih mendalami karena khawatir ada alumnus dari pengajian itu yang menjadi korban atau yang belum melapor,” ucapnya.

Baca Juga:Kepala Kemenag Karawang Ajak Umat Kristiani Terus Menyebarkan Kebaikan dan KedamaianNajwa Shihab Diintimidasi Diam atau Mati, Medianya Diretas

Edwar menyebutkan, barang bukti yang disita, berupa empat pasang pakaian korban beserta pakaian dalamnya, serta selimut yang diduga digunakan oleh pelaku.

0 Komentar