Pabrik-Pabrik Ngibul Data Covid-19

0 Komentar

“Kami beri sanksi surat peringatan ke perusahaan, dan besok kami akan panggil lagi untuk disidangkan, diarahkan, bagaimana evaluasi yang harus dilakukan,” pungkas Cellica. Klaster industri menjadi salah satu penyebab melonjak kasus Covid-19 di Karawang dalam beberapa pekan terakhir. Setiap harinya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang menerima laporan sebanyak 300 hingga 400 karyawan terpapar Covid-19. “Industri ini penyumbang terbesar kasus Covid-19. Dalam beberapa hari, jumlah pasien rata-rata setiap harinya itu ada sekitar 300 hingga 400 karyawan yang terpapar,” kata Kepala Disperindag Karawang, Ahmad Suroto kepada wartawan, Sabtu (26/6/2021). Suroto mengatakan, akan tetapi ia menyayangkan dari ratusan perusahaan yang berdiri di Karawang masih ada puluhan pabrik yang enggan melaporkan kasus Covid-19 kepada pihak pemerintah. Padahal, pelaporan itu sangat penting kaitan akan tracing pemerintah terhadap karyawan yang terpapar dengan kerabat atau keluarganya di lingkungan tinggal. “Ada puluhan pabrik yang masih tidak taat. Padahal, pelaporan itu sangat penting kaitan akan tracing pemerintah terhadap karyawan yang terpapar dengan kerabat atau keluarganya di lingkungan tinggal,” jelasnya. Menurut Suroto, modus perusahaan hanya melaporkan sebagian kecil karyawan yang terpapar Covid-19. Misalnya hanya melaporkan 1 karyawan saja, namun setelah di cek ternyata ada banyak karyawan lainnya yang terpapar. “Misalnya perusahaan ini hanya melaporkan 1 karyawan saja. Tetapi nyatanya ada 15 karyawan yang terpapar,” ungkapnya. (rie/mhs)

Laman:

1 2
0 Komentar