Ngeri, Akibat Dihantam Gempa 3 Kali Dinding Terowongan Kembar Tol Cisumdawu Retak-retak, Lokasinya Dekat Cadas Pengeran

0 Komentar

Hasil rekaman data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang pertama dengan kekuatan M 4.1 berpusat di 6.48 LS dan 107.93 BT pada kedalaman 10 kilometer.

Gempa kedua berkekuatan M 3.4. Terjadi pada kedalaman 6 kilometer. Berada di titik 6.84 LS dan 107.34 BT.

Sementara gempa ketiga atau main shoke dengan M 4.8. Lokasinya berdekatan dengan pusat gempa bumi sebelumnya. Yakni di 6.85 LS dan 107.94 BT dengan kedalaman 5 kilometer.

Baca Juga:Malam Tahun Baru 6 tewas di Tol Jakarta-Cikampek Saat Bus Binekha Alami Kecekaan TunggalKondisi Waduk Jatigede Setelah 3 Kali Dihantam Gempa

Dari laporan yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, gempa bumi yang pertama (M 4,1) dirasakan cukup kuat. Bahkan sebagian besar masyarakat Sumedang merasakan gempa selama 2-3 detik.

Guncangan itu membuat warga panik. Bahkan banyak yang berhamburan keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara untuk gempa bumi M 4,8, saat ini tim BPBD masih di lapangan. Tim masih melakukan kaji cepat situasi dan pendataan dampak kerusakan.

Laporan visual sementara, ungkap Muhari, didapatkan terjadi kerusakan ringan hingga sedang. Kerusakan itu menimpa beberapa rumah dan sekolah. Khususnya di daerah Babakan Hurip, Sumedang.

Akibat gempa juga menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah Kecamatan Sumedang Selatan mengalami kerusakan ringan. Bagian langit-langit dan dinding mengalami keretakan.

Terkait kerusakan itu, Pemerintah Kabupaten Sumedang telah meminta agar seluruh pasien dan petugas RS keluar sementara dari gedung itu. Sebagai antisipasi hingga keadaan dapat dipastikan aman.

Hal tersebut diungkap Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati dalam keterangan yang dirilis oleh BNPB. **

0 Komentar