KBEONLINE.ID- Kondisi Waduk Jatigede setelah 3 kali dihantam gempa tidak nampak kerusakan di bangian bendungan.
Banyak pihak yang khawatir pasca gempa yang melanda Sumedang sebanyak tiga kali dalam satu hari kondisi Bendungan Jatigede rusak.
Namun Kepala Unit Pelaksana Bendungan (UPB) Jatigede, Yuyu Wahyudin memberikan penjelasan bahwa bendungan tetap aman setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Baca Juga:Gempa di Malam Tahun Baru, RSUD Sumedang Rusak Pasien Berhamburan KeluarDengani Sistem Merit Rotasi Mutasi Pejabat Karawang Sudah Tepat, Tak Ada Lagi ‘Like and Dislike’
Gempa pertama terjadi pada pukul 14.35 WIB dengan kekuatan 4.1 magnitudo. Yuyu Wahyudin mengungkapkan bahwa setelah gempa tersebut, pihaknya segera melakukan pemeriksaan fisik bendungan.
“Pemeriksaan secara visual dilakukan tadi sore setelah gempa pertama, alhamdulillah tidak terjadi anomali, longsoran, atau retakan,” ujar Yuyu.
Pemeriksaan berlanjut setelah gempa kedua pada pukul 20.34 WIB. Yuyu melaporkan bahwa hasil pemantauan kembali menunjukkan ketidakberkembangan anomali.
“Kami pantau kembali, alhamdulillah tidak ada anomali. Selanjutnya, besok akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap tubuh bendungan, bangunan pelengkap, dan instrumentasi,” tambahnya.
Meskipun Sumedang diguncang gempa, Yuyu Wahyudin menegaskan bahwa secara keseluruhan, kejadian gempa tidak berakibat pada keamanan bendungan Jatigede.
“Alhamdulillah aman ya,” ucapnya dengan meyakinkan.
Pernyataan ini memberikan ketenangan kepada masyarakat terkait kondisi keamanan bendungan di tengah gempa yang melanda.
UPB Jatigede terus berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan berkala guna memastikan integritas bendungan dan keselamatan masyarakat di sekitarnya. *